Wakil Gubernur DKI Menjadi Keynote Speaker Diskusi Publik di UNJ

“UNJ satu-satunya kampus negeri di Jakarta. UNJ merupakan mitra strategis DKI, terutama dalam melaksanakan Pendidikan yang tuntas dan berkualitas.”
  • Wakil Rektor III UNJ

Humas UNJ, 12/7/2018  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, hadir sebagai Keynote Sepaker dalam acara Diskusi Publik yang diselenggarakan oleh Badan eksekutif Universitas Negeri Jakarta dan Presidium Pemuda Djayakarta. Acara diskusi yang bertema Economy Outlook 2018: Ekonomi Kerakyatan Berbasis Gerakan tersebut bertempat di Auditorium Gedung Sertifikasi Guru Lantai 9 dan dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor III UNJ, Prof. A. Sofyan Hanif. Selain Wagub DKI, hadir sebagai narsumber juga Arief Nasrudin dari PD Pasar Jaya, Sunarsip, M.E.Ak dari Komisaris BUMN, dan Muhammad Yusuf, SE.MM dari Dosen FE UNJ dan diskusi ini dimoderatori Ketua BEM UNJ, M. Wildan Habibi.

Tepat pukul 09.00, Wakil Rektor III UNJ membuka acara sekaligus menyampikan sambutannya. “Dengan diskusi publik seperti ini, mahasiswa yang hadir dapat mengetahui keadaan dan tindakan ekonomi yang perlu dilakukan kedepannya”, jelas Wakil Rektor III UNJ.  Beliau juga menyampaikan bahwa dengan adanya pengetahuan terkait ekonomi kerakyatan seperti ini, mahasiswa dapat belajar terkait ekonomi makro serta ruang lingkupnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam paparannya menyampaikan bahwa menghadiri diskusi ini merupakan suatu kehormatan dan hal yang penting berbicara masalah ekonomi di UNJ. “UNJ satu-satunya kampus negeri di Jakarta. UNJ merupakan mitra strategis DKI, terutama dalam melaksanakan Pendidikan yang tuntas dan berkualitas,” uangkapnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta juga menyampaikan pentingnya pembahasan mengenai ekonomi kerakyatan bagi para mahasiswa UNJ. “Dengan mempelajari hal-hal mengenai ekonomi kerakyatan berbasis gerakan seperti ini, kita dapat lebih kritis dan memberikan perhatian ekstra terhadap harga-harga kebutuhan masyarakat yang kian melonjak karena adanya peningkatan mata uang dolar,” jelas orang nomor 2 di DKI tersebut. Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa UNJ bisa menjadi menjalin mitra dengan pemerintah DKI terkait sistem ekonomi kerakyatan. “Hal tersebut didukung karena lokasi UNJ yang ada di Jakarta, dengan begitu UNJ sendiri dapat membantu perekonomian di wilayah Jakarta. Contohnya seperti pembelian makan di kantin, penggunaan mesin fotokopi demi pengerjaan tugas, dan sebagainya. Dan semua itu dilakukan di tanah Jakarta yang berarti secara tidak langsung memajukan perekonomian Jakarta.”