Seminar Memasuki Era MEA 2015, UNJ Siap!

Seminar MEA 2015, UNJ Siap

Pusat Sumber Belajar (PSB) - Lembaga Pengembangan Pendidikan (LPP), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Selasa (02/12/14) menyelenggarakan seminar bertema “Memasuki Era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015: UNJ Siap!” diselenggarakan di gedung Raden Dewi Sartika, Lt.2, ruang sidang Maftuchah Yusuf.

MEA 2015 merupakan suatu konsep pembentukan pasar tunggal yang bertujuan mewujudkan suatu area perekonomian yang kompetitif, suatu kawasan dengan pembangunan ekonomi yang mampu terintegrasi secara penuh dengan perekonomian global. Hal ini berarti membuka peluang sekaligus tantangan bagi tenaga kerja Indonesia yang terdidik untuk berkesempatan bekerja di negara-negara anggota ASEAN.

Sebagai keynote speaker, Rektor UNJ, Prof. Ja’ali menyampaikan bahwa UNJ siap mencetak Sumber Daya Manusia yang professional, mempersiapkan guru yang professional, maka UNJ mengupayakan membangun asrama yang berkapaitas 1000 orang. Saat ini UNJ terus meningkatkan kualitas pendidikan, “kualitas UNJ ada di tangan dosen, oleh karena itu supaya dosen bisa bekerja profesional kesejahteraan mereka juga harus dipikirkan secara profesional,” tambah Rektor UNJ.

Seminar menghadirkan Dekan Fakultas Ekonomi, Dedi Purwana, E.S. dan Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Dr. Sofia Hartati, M.Si. Membahas tentang bagaimana menyikapi MEA yang akan mulai berjalan 2015 nanti. “Siap tidak siap, kita harus siap, karena MEA hitunganya tidak tahun lagi, melainkan tinggal menghitung hari,” ujar Dedi. Menyikapi hal itu, Fakultas Ekonomi UNJ mulai menerapkan pembelajaran menggunakan pengantar bahasa inggris, setiap Program Studi (Prodi) minimal memiliki 10 mata kuliah berbahasa inggris, dan Fakultas Ekonomi juga akan segera membuka kelas internasional.

Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan profesional. “Agar dapat menghasilkan SDM handal dan profesional diperlukan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan dan atmosfir akademik yang baik” kata Sofia. FIP menyiapkan lulusan tenaga pendidik dan kependidikan yang kualified dan marketable, sehingga tidak terpinggirkan dalam arus pasar tunggal.

Seminar ini dihadiri para mahasiswa dan dosen UNJ. “Seminar digelar dalam rangka refleksi UNJ sebagai entitas akademik menyiapkan SDM pendidikan yang harus memiliki kompetensi, kapabilitas, dan kapasitas yang dapat bersaing pada era MEA,” ungkap kepala LPP, Dr. Totok Bintoro M. Pd. Setelah selesai seminar ini semoga semakin membuka wawasan serta kesiapan para dosen dan mahasiswa UNJ menghadapi MEA 2015. [Imam F. Rahmadi]