Bimtek Hybrid Learning PPG Dalam Jabatan melalui Sistem SPADA

WhatsApp Image 2018-06-06 at 11.25.38 AM (1)

Dikutip dari Surat Direktorat Jenderal Belmawa Kemenristekdikti Nomor 383/B2.2/TU/2018 tertanggal 25 Mei 2018, Dirjen Belmawa bekerjasama dengan LPTK Universitas Negeri Jakarta melalui Pusat Sertifikasi dan Pendidikan Profesi (SPP)-LP3M mempersiapkan implementasi pelaksanaan PPG Dalam Jabatan (Daljab) melalui Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia. Persiapan tersebut dilaksanakan dalam bentuk bimbingan teknis selama 2 hari yaitu Sabtu-Minggu, 2-3 Juni 2018 yang bertempat di Gd. Moh. Syafei Lt. 8 UNJ. Sebanyak 81 instruktur hadir pada kegiatan tersebut.

“Bedanya PPG Dalam Jabatan dengan PPG Prajabatan adalah pada sistem daringnya. Pesertanya juga merupakan guru yang sudah punya pengalaman mengajar. Tujuannya agar guru tersebut tidak meninggalkan kewajibannya mengajar tetapi masih bisa mengikuti PPG, “jelas Dr. Totok Bintoro, M.Pd.

PPG Daljab menerapkan pembelajaran hybrid dimana setiap instruktur menyusun modul kompetensi pedagogik dan pendalaman bidang studi sebagai bahan ajar peserta dalam daring. Tahun 2018, bidang studi PPG Daljab yang diselenggarakan di UNJ ada 4 yaitu Guru Kelas SD, Bahasa Indonesia, Matematika dan Penjaskesrek.

Sistem E-learning SPADA oleh Kemenristekdikti dipilih menggunakan software Brightspace. Peserta PPG Daljab bisa mengakses E-learning tersebut melalui laman http://ppgspada.brightspace.com.  Tim IT dari Belmawa, Bapak Uwes A Chaeruman mengatakan bahwa kelompok bidang studi akan dibantu oleh seorang Helpdesk dari masing-masing prodi. “Modul sebagai bahan belajar peserta sudah bisa diunduh. Lebih lanjut ada tugas akhir dan tes sumatif untuk setiap KD yang sudah dipelajari,” jelas Uwes A Chaeruman.   

Antisipasi bagi guru-guru yang kurang menguasai IT, Pusat SPP-LP3M Universitas Negeri Jakarta juga telah mengadakan sosialisasi akses sistem SPADA pada Selasa, 5 Juni 2018 sebagai lanjutan kegiatan bimtek tersebut.  Peserta PPG Daljab yang hadir sosialisasi berasal dari wilyah DKI Jakarta dan Banten.

“Langkah awal adalah peserta melengkapi profil supaya komunikasi dengan instruktur lebih nyaman. Waktu akses sistem sangat fleksibel disesuaikan dengan jadwal mengajar di sekolah. Jangan sampai ketinggalan update kegiatan masing-masing kelompok bidang studi. Koordinasi dengan teman satu kelompok sangat penting,” kata Dr.Khaerudin, M.Pd.

(CN)