Dedeh Erawati, Mahasiswa Doktoral UNJ Pendulang Medali Emas

Dedeh Erawati, Mahasiswa Doktoral UNJ Pendulang Medali Emas

Dedeh Erawati, Mahasiswa Doktoral UNJ Pendulang Medali Emas

Humas UNJ – Mahasiswi Program Doktoral UNJ yang sekaligus atlet Lari Gawang Nasional, Dedeh Erawati, kembali kibarkan bendera Merah Putih pada ajang Canadian Master Athletics 2018.

Dedeh Erawati bertolak ke Toronto, Kanada untuk ikut serta pada kegiatan Canadian Master Athletics 2018, setelah sebelumnya dilepas oleh Sandiaga Uno, Wakil gubernur DKI Jakarta di balaikota.

Wanita berusia 38 tahun, yang sedang menempuh program doktor di Universitas Negeri Jakarta ini berhasil meraih 2 medali emas pada kategori 60m sprint dan 60m lari gawang. Keikutsertaan Dedeh pada ajang ini merupakan rangkaian try out untuk mempersiapkan diri mempertahankan medali emas pada  World Master Athletic Championship di Malaga, Spanyol pada september 2018 mendatang.

Setelah tampil di Kanada , Dedeh juga akan turun di USATF Indoor Masters Amerika Serikat pada tanggal 16 s.d.18 Maret 2018 bersama pelatihnya, Fahmy Fachrezzy.

Sebelum tampil pada kedua event tersebut, wanita yang merupakan pegawai di Dinas Pemuda dan Olahraga (DISPORA DKI Jakarta) Bidang Prestasi ini tetap menjalankan latihan rutin seperti atlet lain pada umumnya. Dedeh berlatih 6 kali dalam seminggu, 3 kali latihan fisik dan 3 kali latihan teknik di pagi hari dari mulai pukul 08.00 s.d. 10.00 WIB. Setelah itu baru ia memulai aktivitasnya bekerja sebagai pegawai Dispora. Dedeh menuturkan, walaupun jadwal latihan yang harus dijalani cukup padat, Dedeh juga tetap serius menjalani aktivitasnya dikampus untuk menyelesaikan disertasinya. Sebagai lembaga pendidikan, UNJ juga sangat mendukung mahasiswanya yang berprestasi, terlebih lagi Dedeh, atlet yang tiada henti mengharumkan nama Indonesia dipentas dunia.

Pada kedua event ini, Fahmy Fachrezzy, pelatih Dedeh, ingin melihat teknik lari gawang Dedeh, mulai dari start, sampai finish. Diharapkan teknik Dedeh semakin membaik, agar Dedeh semakin siap menghadapi kejuaraan dunia di Spanyol mendatang.

Pendidikan membuat atlet lebih berpengetahuan dan berwawasan luas, dan ini mendukung prestasi optimalnya, serta masa depannya kelak. “Alhamdulilah dedeh mendapat hasil yang baik di Kanada, mudah-mudahan Dedeh tetap stabil ketika tampil di Amerika,” ujar coach Fahmy Fachrezz, pelatih yang setia menemani Dedeh sejak tahun 2006.