Jakarta, Humas UNJ — Sebanyak 100 mahasiswa asal Mappi, Papua Selatan, turut memeriahkan pembukaan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Tahun 2025. Acara ini berlangsung meriah di Lapangan Baseball Rawamangun, Jakarta Timur, pada 19 Agustus 2025.
Dalam penampilan bertajuk “Media Nusantara”, para mahasiswa membawakan lagu-lagu daerah dari berbagai penjuru Indonesia, mulai dari Aceh, Batak, Minang, Melayu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Maluku, Ambon, dan Papua. Lagu-lagu tersebut dikemas dalam satu aransemen musik yang harmonis, mencerminkan keberagaman budaya Indonesia.

Yosep Abdul Rahman, staf kantor Wakil Dekan Fakultas Bahasa dan Seni bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi dan Kerja Sama UNJ sekaligus mentor penampilan tersebut, mengungkapkan apresiasinya terhadap kemampuan vokal para mahasiswa.
“Mahasiswa asal Mappi memiliki keunggulan dalam tarik suara. Secara vokal, mereka sangat potensial dan tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Yosep juga menambahkan bahwa meskipun waktu latihan terbatas, para mahasiswa mampu memberikan penampilan terbaik yang mendapat sambutan positif dari peserta lain. Ia mencatat bahwa sekitar 92 persen dari peserta memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, khususnya dalam bidang vokal.
Ia mendorong agar mahasiswa aktif dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sebagai wadah untuk mengasah bakat mereka. Yosep juga menekankan pentingnya dukungan dari pihak kampus dan pemerintah dalam pengembangan potensi mahasiswa, khususnya dari daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal).
Salah satu peserta penampilan, Bibiana Kutuot, mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris asal Mappi, mengungkapkan rasa bangganya dapat tampil dalam pembukaan PKKMB UNJ 2025.
“Meskipun ada tantangan dalam menyatukan nada dan gaya bernyanyi dari berbagai daerah, semangat kami tidak surut. Dukungan dari teman-teman dan pimpinan kampus menjadi penyemangat utama,” ungkap Bibiana.
Ia juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk berani tampil, meraih prestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya serta semangat persatuan Indonesia.
“Kami sempat ragu, tapi dengan dukungan dari teman-teman mahasiswa baru dan para pimpinan UNJ, kami berhasil mengatasi rasa takut dan tampil dengan penuh semangat,” tambahnya.