Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) secara resmi melepas kontingen mahasiswa yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025 di Provinsi Jawa Tengah, yang akan berlangsung pada 19–27 September 2025.
Tahun ini, UNJ mengirimkan sebanyak 112 atlet mahasiswa yang akan berlaga dan meraih juara untuk kontingen Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) DKI Jakarta. Selain itu, terdapat 45 dosen dan tenaga kependidikan yang turut berperan sebagai pelatih, ofisial, wasit, juri, dan tim pendukung.
Acara pelepasan digelar di Aula GOR Kampus B UNJ dan dihadiri oleh rektor, para wakil rektor, dekan, wakil dekan, dosen, serta mahasiswa. Suasana penuh semangat terasa saat Rektor UNJ, Prof. Komarudin, secara simbolis menyerahkan bendera UNJ kepada perwakilan atlet sebagai tanda keberangkatan resmi kontingen.

Direktur Kemahasiswaan UNJ, Yasep Setiakanawijaya, dalam laporannya menyampaikan rasa bangga atas kesiapan kontingen UNJ. Ia menegaskan bahwa UNJ selama ini menjadi tulang punggung perolehan medali bagi kontingen DKI Jakarta di ajang POMNAS.
“Alhamdulillah, tim UNJ sudah sangat siap berkompetisi dan kami optimistis dapat memberikan kontribusi prestasi terbaik. Seperti tahun-tahun sebelumnya, UNJ siap menjadi penyumbang medali terbanyak untuk kontingen DKI Jakarta,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni yang sekaligus Ketua BAPOMI DKI Jakarta, Prof. Ifan Iskandar, turut memberikan motivasi kepada para atlet. Ia mengingatkan bahwa Gubernur DKI Jakarta menargetkan gelar juara umum dalam pelepasan kontingen provinsi, yang menjadi tantangan sekaligus motivasi bagi seluruh atlet.

“UNJ menyumbang hampir setengah dari total 280 atlet kontingen DKI Jakarta. Sudah sepantasnya kita menjaga tradisi sebagai penyumbang medali terbanyak. Ingat pesan Nelson Mandela: I never lose. I either win or learn. Jadi, dalam setiap pertandingan, kita tidak pernah kalah, hanya menang atau belajar,” ungkapnya.
Pada kesempatan ini, Rektor UNJ, Prof. Komarudin, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga semangat juang, kepercayaan diri, dan konsistensi performa hingga hari pertandingan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental agar mampu mencapai performa puncak pada saat yang tepat.
“Jangan sampai puncak performa terjadi sebelum final. Pastikan semangat dan energi terbaik keluar di hari pertandingan penentuan. Kami ingin seluruh atlet tampil optimal dan percaya diri,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Prof. Komarudin juga menjanjikan penghargaan khusus bagi atlet UNJ yang berhasil meraih medali emas.
“Bagi atlet UNJ peraih medali emas, kami akan memberikan beasiswa serta kesempatan melanjutkan studi S2 di UNJ tanpa tes. Ini adalah bentuk komitmen universitas dalam mendukung prestasi mahasiswa,” tambahnya.
POMNAS XIX 2025 akan diselenggarakan di beberapa kota di Jawa Tengah, termasuk Solo, Semarang, dan Surakarta. Sejumlah perguruan tinggi tuan rumah menargetkan gelar juara, namun UNJ bersama kontingen DKI Jakarta tetap optimistis mempertahankan tradisi sebagai juara umum.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, dosen, dan seluruh sivitas akademika, kontingen UNJ diharapkan mampu tampil maksimal, menjunjung tinggi sportivitas, serta kembali mengharumkan nama DKI Jakarta dan Universitas Negeri Jakarta di ajang olahraga mahasiswa tingkat nasional ini.