Indonesia Education Expo 2025 Resmi Dibuka di Doha, UNJ Jajaki Kerja Sama Strategis di Qatar

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Tingkatkan Strategi Bisnis Global, FEB UNJ…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Mutu dan Daya Saing Global, UNJ Pertahankan Status Akreditasi Unggul hingga 2027

Trilogi Pesan Rektor UNJ Saat Pelantikan OPMAWA dan ORMAWA

Perkuat Daya Saing Lulusan, FIKK UNJ Gelar Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Profesi

UNJ dan BRI Resmikan Kantor Layanan di Kampus serta Serah Terima CSR untuk Dukung Mobilitas Sivitas Akademika

UNJ Perkuat Kompetensi Dosen PPG melalui Pelatihan PEKERTI

Jakarta-Humas UNJ. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) turut berpartisipasi dalam “Indonesia Education Expo 2025” yang diselenggarakan di Doha, Qatar, pada 22–24 Mei 2025. Tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua dari “Indonesia Education Expo” yang diselenggarakan oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar. Kehadiran UNJ dalam pameran ini merupakan bagian dari upaya internasionalisasi pendidikan dan perluasan jejaring akademik dan kerja sama, khususnya di kawasan Timur Tengah. “Indonesia Education Expo 2025” sendiri resmi dibuka pada Kamis, 22 Mei 2025, bertempat di Hotel Waldorf Astoria, West Bay, Doha. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan studi unggulan bagi masyarakat Qatar yang multinasional.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis sore, Duta Besar Republik Indonesia untuk Qatar, YM  Ridwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan keunggulan pendidikan tinggi Indonesia kepada lebih dari 150 kewarganegaraan yang berdomisili di Qatar.

“Indonesia memiliki institusi pendidikan tinggi berkualitas yang layak dikenal secara global. Melalui expo ini, kami berharap bisa meningkatkan rekognisi Indonesia sebagai destinasi studi serta membuka peluang bagi kampus-kampus Tanah Air untuk menjaring mahasiswa internasional,” ujar Dubes Ridwan.

Pameran tahun ini diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi terkemuka, seperti Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), London School of Public Relations, Institut Teknologi Bandung (ITB), Sampoerna University, Swiss German University, dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang untuk pertama kalinya turut berpartisipasi. UNJ sendiri mengirimkan tiga orang delegasi, yaitu Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Andy Hadiyanto, Staf Ahli Bidang Kerja Sama Internasional, Mutia Delina, dan M. Fakhrudin dari BPS Labschool.

Pada Kamis pagi, sebelum pembukaan resmi expo, delegasi UNJ melakukan kunjungan ke Hamad Bin Khalifa University (HBKU), sebuah universitas riset bertaraf internasional yang fokus pada program S2 dan S3 serta masuk dalam jajaran 200 besar dunia versi QS. Di sana, delegasi UNJ diajak menjelajahi kawasan Education City, yang menawarkan fasilitas pendidikan kelas dunia, mulai dari ruang kuliah modern, pusat administrasi, sarana pendukung kemahasiswaan, hingga layanan publik yang terintegrasi.

Agenda UNJ di Qatar masih berlanjut. Dalam waktu dekat, mereka direncanakan bertemu dengan Dr. Khaled Hendawi, tokoh penting dalam pengembangan investasi keislaman dan wakaf di Qatar, serta perwakilan Qatar Foundation dan Kementerian Wakaf. Pertemuan ini bertujuan mengeksplorasi peluang pemanfaatan dana pendidikan dan wakaf untuk pengembangan infrastruktur serta peningkatan kualitas layanan pendidikan di UNJ.

Kehadiran Indonesia di ajang Indonesia Education Expo 2025 bukan hanya menjadi etalase promosi pendidikan, tetapi juga wujud nyata upaya internasionalisasi dan penguatan kerja sama antarnegara dalam bidang pendidikan tinggi.