Kick Off Kompetisi Literasi dan Numerasi 2024

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dorong Generasi Muda Kritis terhadap HAM…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Gelar Program Pengembangan Karakter bagi Mahasiswa Mappi

UNJ Lantik Kepala Bagian dan Kepala Subbagian Labschool Periode 2026–2030

Fragmen Suara Abadi, Resital Mahasiswa Pendidikan Musik FBS UNJ

UNJ Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Royal Thai Army untuk Pengembangan SDM

Dua Mahasiswi UNJ Berhasil Taklukkan Puncak Gokyo Ri Nepal

Humas UNJ, Jakarta – Kolaborasi antara Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama PesonaEdu kembali selenggarakan Kompetisi Literasi & Numerasi Tingkat Nasional Tahun 2024, yang memiliki banyak rangkaian agenda. Agenda perdana yakni Lokakarya Nasional & Kick Off Kompetisi yang diselenggarakan pada hari Rabu 17 Juli 2024 secara daring melalui aplikasi Zoom dan kanal YouTube Edura TV UNJ dan PesonaEdu. Acara ini terselenggara tentu berkat dukungan para mitra dan sponsor yakni PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT. Bio Farma (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), Yudhistira Ghalia Indonesia, Bumi Aksara Group, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Kompas, dan SDGs Indonesia.

Kegiatan ini ditujukan untuk Dinas Pendidikan di tingkat provinsi, kabupaten dan kota serta kepala sekolah se-Indonesia. Acara juga dihadiri Dr. Iwan Syahril, Ph.D selaku Dirjen Paud, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, Yanuar Nugroho selaku Koordinator Tenaga Ahli Seknas SDGs. Dari UNJ dihadiri oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin, dan para pejabat lainnya di lingkungan UNJ.

Dr. Teguh Trianung selaku Ketua Panitia Kompetisi Literasi & Numerasi 2024 mengatakan, berdasarkan tes hasil PISA dari tahun 2018 sampai 2022 cenderung menurun. Diperlukan inovasi dan strategi baru untuk meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama membangun generasi kompetitif yang siap menghadapi tantangan global. Semangat tersebut mempertemukan UNJ dan PesonaEdu untuk berkolaborasi dalam meningkatkan nilai literasi dan numerasi siswa di Indonesia.

Kompetisi ini dibangun untuk meningkatkan awareness terhadap pentingnya literasi dan numerasi sekaligus menjadi instrumen pemetaan siswa Indonesia. Jumlah peserta terus meningkat dari tahun ke tahun: 7.000 (2021), 43.000 (2022), dan 61.000 (2023). Tahun ini ditargetkan peserta dari 38 provinsi, 10.000 sekolah, dan 100.000 siswa. Pendaftaran gratis dan terbuka untuk sekolah di seluruh Indonesia.

“Untuk para peserta, semangat mengikuti kompetisi dengan suportif, jujur, dan semangat juang yang tinggi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar,” ungkap Dr. Teguh Trianung.

Kategori kompetisi sama seperti tahun lalu, terdiri dari 10 kategori: SD (kelas 4, 5, 6), SMP (kelas 7, 8, 9), SMA (kelas 10, 11), dan SMK (kelas 10, 11).

Jadwal kompetisi tiap kategori dibagi 3 babak: penyisihan dan semifinal pada September 2024, final dan awarding pada Oktober 2024. Sebelum kompetisi dimulai akan dilakukan sosialisasi melalui lokakarya nasional, webinar, serta sosialisasi teknis untuk jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK.

Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan bahwa UNJ sebagai LPTK berperan penting dalam membina sekolah-sekolah di seluruh Indonesia, termasuk dalam bidang literasi dan numerasi. UNJ terus berkomitmen meningkatkan ekosistem literasi dan numerasi melalui program pembinaan seperti lokakarya, seminar, dan berbagai platform pembelajaran. Sejak 2022, UNJ rutin menggelar kompetisi literasi dan numerasi tingkat nasional.

Antusias peserta terus meningkat tiap tahun. Prof. Komarudin berharap kompetisi tidak berhenti sebatas lomba, tetapi dilanjutkan dengan program intervensi berupa bimtek dan asesmen setara PISA. Jika dilakukan terus-menerus, program diyakini akan berhasil. UNJ siap berada di garis depan mendukung program Kemdikbudristek.

“Harapan kita, Indonesia tidak lagi tertinggal dengan negara ASEAN. Indonesia memiliki talenta dan potensi, terbukti dengan raihan juara di berbagai olimpiade dan kompetisi internasional. Tujuan utamanya masih sama: mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutup Prof. Komarudin.

Dr. Iwan Syahril, Ph.D., Dirjen Paud, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah, menyampaikan bahwa abad 21 menuntut murid memiliki profil kecakapan global: berpikir kritis, kreatif, berkomunikasi efektif, dan kolaboratif. Pendidikan yang menguatkan literasi dan numerasi akan membuat murid lebih kritis, bernalar, dan mampu memecahkan masalah.

Dengan demikian, pembelajaran di sekolah diharapkan mendorong murid meningkatkan literasi dan numerasi sehingga memiliki kecakapan abad 21.

Kemendikbudristek menyambut baik penyelenggaraan kompetisi literasi dan numerasi tingkat nasional. Kompetisi ini sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui gerakan Merdeka Belajar. “Selamat berjuang untuk peserta. Kemendikbudristek meyakini setiap usaha yang mendorong transformasi pendidikan akan berhasil bila dilakukan dengan gotong royong,” tutup Dr. Iwan Syahril. Acara dilanjutkan dengan lokakarya paparan para narasumber.