Daftar 10 Dosen dengan SINTA Score 3Yr Tertinggi di UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Jadi Pelopor dalam Pendidikan Bisnis Digital…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Kunjungi UNJ, BNN Ajak Kolaborasi Perkuat Pencegahan Narkotika di Lingkungan Pendidikan

Konsistensi Inovasi dan Publikasi Angkat UNJ ke Peringkat 2.148 Dunia dan 32 Nasional Versi Webometrics 2026

Perkuat Jejaring Global Calon Guru, FBS UNJ Sambut Delegasi Internasional SEA Teacher Batch 11 Tahun 2026

Teguhkan Kebersamaan dalam Semangat Idulfitri, UNJ Gelar Halalbihalal

Perkuat Kolaborasi Lintas Kampus, Dekan FT UNJ Hadiri Rakernas Forum Dekan Teknik Se-Indonesia

Jakarta, Humas UNJ – SINTA Score merupakan salah satu indikator utama untuk mengukur produktivitas dan dampak penelitian dosen di Indonesia. Capaian tinggi dalam SINTA menunjukkan konsistensi publikasi di jurnal bereputasi, sitasi penelitian, serta kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Bagi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), capaian publikasi Sinta oleh para dosen tidak hanya menjadi kebanggaan institusional, tetapi juga berperan penting dalam mendukung capaian indikator kinerja utama (IKU) perguruan tinggi, peningkatan rekognisi internasional, serta memperkuat posisi UNJ menuju World Class University.

Berdasarkan data terbaru Science and Technology Index (SINTA) per September 2025, berikut ini 10 daftar nama dosen yang memiliki SINTA Score tertinggi dalam rentang waktu 3 Tahun (3Yr) di lingkup UNJ, yaitu:

Pertama, atas nama Prof. Arita Marini, dosen Prodi Pendidikan Profesi Guru (Profesi), Sekolah Pascasarjana, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.721;

Kedua, atas nama Irwanto, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S2), Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.692;

Ketiga, atas nama Ayatulloh Michael Musyaffi, dosen Prodi Akuntansi Sektor Publik (D4), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.451;

Keempat, atas nama Prof. Yuli Rahmawati, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S1), FMIPA, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.355;

Kelima, atas nama Prof. Muktiningsih, dosen Prodi Pendidikan Kimia (S2), FMIPA, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.285;

Keenam, atas nama Firmanul Catur Wibowo, dosen Prodi Pendidikan Fisika (S2), FMIPA, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.235;

Ketujuh, atas nama Dewi Muliyati, dosen Prodi Pendidikan Fisika (S1), FMIPA, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.221;

Kedelapan, atas nama Prof. Setia Budi, dosen Prodi Kimia (S1), FMIPA, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.197;

Kesembilan, atas nama Christian Wiradendi Wolor, dosen Prodi Administrasi Perkantoran Digital (D4), FEB, dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.195; dan

Kesepuluh, atas nama Prof. Ika Lestari, dosen Prodi Pendidikan Dasar (S2), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), dengan SINTA Score 3Yr mencapai 1.189.

Pada kesempatan ini, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Riset, Inovasi dan Sistem Informasi mengatakan capaian dosen-dosen UNJ dalam SINTA Score ini menjadi bukti nyata komitmen kita dalam membangun tradisi riset yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global. Produktivitas penelitian yang konsisten dan bereputasi internasional tidak hanya memperkuat posisi UNJ menuju World Class University, tetapi juga memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta pemecahan persoalan bangsa. Prestasi ini harus menjadi motivasi kolektif bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas riset dan inovasi yang berorientasi pada kemanfaatan masyarakat luas, ungkap Prof. Fahrurrozi.

Sementara itu Prof. Iwan Sugihartono selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNJ mengatakan bahwa daftar 10 dosen dengan SINTA Score tertinggi di UNJ ini menunjukkan konsistensi dan dedikasi para peneliti dan dosen kita dalam menghasilkan karya ilmiah yang diakui, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini selaras dengan semangat LPPM untuk terus mendorong ekosistem penelitian yang produktif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Kami berharap capaian ini dapat memperkuat kultur akademik UNJ yang berbasis riset serta memacu lahirnya inovasi dan publikasi bereputasi tinggi di masa mendatang, ujar Prof. Iwan Sugihartono.