Inovasi Mahasiswa MPLM FT UNJ yang Kembangkan Kapal Robotik ‘Aruna’ untuk Tangani Sampah Laut dan Dukung SDGs “Life Below Water”

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dorong Generasi Muda Kritis terhadap HAM…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Gelar Program Pengembangan Karakter bagi Mahasiswa Mappi

UNJ Lantik Kepala Bagian dan Kepala Subbagian Labschool Periode 2026–2030

Fragmen Suara Abadi, Resital Mahasiswa Pendidikan Musik FBS UNJ

UNJ Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Royal Thai Army untuk Pengembangan SDM

Dua Mahasiswi UNJ Berhasil Taklukkan Puncak Gokyo Ri Nepal

Jakarta, Humas UNJ – Tim mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (Prodi STr. MPLM FT UNJ) kembali menorehkan prestasi membanggakan di ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2025. Melalui karya inovatif bertajuk “Aruna: Kapal Robotik Pengangkut Sampah Otomatis”, Aruna Team UNJ berhasil meraih pendanaan dalam kategori PKM-KC (Karsa Cipta) yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Ditjen Diktiristek, Kemdikbudristek.

“Aruna” dikembangkan sebagai solusi konkret terhadap persoalan pencemaran laut dan penumpukan sampah di kawasan pesisir Jakarta, khususnya Muara Angke. Dengan memanfaatkan teknologi navigasi otomatis dan sistem pengangkut berbasis robotik, kapal ini dirancang mampu mengumpulkan sampah terapung secara mandiri dengan efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.

Konsep ini sekaligus mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 14, yakni “Life Below Water”, yang menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Melalui pendekatan riset multidisipliner, Aruna Team UNJ mengintegrasikan bidang teknik, lingkungan, dan teknologi maritim, menjadikan inovasi ini bukan hanya proyek akademik, tetapi juga solusi nyata bagi permasalahan ekologis perkotaan.

Lebih dari sekadar inovasi lingkungan, “Aruna” menjadi simbol kemandirian teknologi anak bangsa di tengah ketergantungan terhadap produk luar negeri. Selama ini, sebagian besar sistem robotik dan teknologi kelautan di Indonesia masih bergantung pada impor. Kehadiran “Aruna” diharapkan menjadi langkah awal menuju industri maritim nasional yang mandiri dan berdaya saing global.

Tim ini diketuai oleh Muhammad Saddam Widodo (MPLM FT 2022) dengan anggota Rizki Hamdallah Habel (MPLM FT 2022), Farhanah (MPLM FT 2024), Radhitya Alfitoba (MPLM FT 2024), dan Kintan Aurelia Ridwan (MPLM FT 2024), serta dibimbing oleh Nur Azisah selaku dosen Fakultas Teknik UNJ.

“Kami berupaya menghadirkan inovasi yang tidak hanya berorientasi pada teknologi, tetapi juga membawa nilai keberlanjutan dan kemandirian industri dalam negeri,” ujar Muhammad Saddam Widodo.

Setelah berhasil meraih pendanaan PKM-KC 2025, Aruna Team UNJ kini bersiap melangkah ke tahap pengembangan lanjutan. Fokus berikutnya adalah penyempurnaan sistem navigasi, optimalisasi efisiensi daya, serta uji performa lapangan di kawasan Muara Angke.

Dukungan penuh dari UNJ menjadi energi penting bagi tim dalam mengembangkan teknologi kelautan yang aplikatif, berkelanjutan, dan berorientasi pada solusi lingkungan. Inovasi ini juga memperkuat komitmen UNJ sebagai kampus PTNBH yang adaptif terhadap isu-isu keberlanjutan dan teknologi hijau, serta terus mendorong mahasiswa menjadi agen perubahan bagi masa depan bumi yang lebih bersih dan lestari.