UNJ Resmikan Indonesia Pickleball Center, Dorong Pengembangan Olahraga dan Prestasi Mahasiswa

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

FBS UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Jakarta, Humas UNJ — Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Prof. Komarudin, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Indonesia Pickleball Federation (PB IPF), meresmikan Lapangan Pickleball UNJ yang sekaligus ditetapkan sebagai Indonesia Pickleball Center. Peresmian berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di area belakang Gedung Perpustakaan UNJ, Kampus A Rawamangun.

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, pimpinan unit kerja, dan KOP Pickleball UNJ. Dari pihak eksternal turut hadir Ketua Umum KONI DKI Jakarta Hidayat Humaid, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta Andri Yansyah, pengurus Pickleball Indonesia, serta Hartono, pemilik HART sekaligus sponsor utama kegiatan ini.

Dalam laporannya, Susilo, selaku Sekretaris Jenderal PB IPF, menyampaikan bahwa keberadaan lapangan baru ini menjadi simbol semangat berprestasi bagi UNJ, terutama setelah kontingen UNJ meraih hasil gemilang dalam Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX 2025 untuk pertandingan eksibisi cabang olahraga Pickleball, dengan perolehan 1 medali emas, 2 perak, dan 2 perunggu mewakili Provinsi DKI Jakarta.

“Prestasi di POMNAS menjadi bukti bahwa UNJ terus berkomitmen mengembangkan olahraga dan prestasi mahasiswa. Lapangan ini akan menjadi sarana penting untuk mendukung latihan, kegiatan akademik, sekaligus menjaga kebugaran seluruh sivitas agar semakin produktif,” ujar Susilo.

“Terima kasih kami sampaikan kepada Rektor UNJ atas dukungannya yang luar biasa sehingga lapangan ini dapat terwujud. Semoga fasilitas ini menjadi wadah lahirnya prestasi baru dan budaya hidup sehat di lingkungan UNJ,” tutupnya.

Sementara itu, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas selesainya pembangunan empat lapangan Pickleball di lingkungan kampus. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmen UNJ dalam mendukung kesehatan, kebugaran, dan prestasi sivitas akademika.

“Lapangan ini disiapkan bukan hanya untuk dosen dan tenaga kependidikan, tetapi juga mahasiswa agar terbiasa berolahraga. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, kinerja kita tentu akan lebih produktif,” ujarnya.

Prof. Komarudin menjelaskan, keputusan pembangunan lapangan Pickleball didasari oleh manfaat besar yang dapat dirasakan oleh seluruh sivitas akademika, serta sebagai langkah UNJ mendukung pengembangan olahraga yang tengah berkembang pesat di Indonesia.

“Saya menyetujui pembangunan lapangan ini karena manfaatnya sangat besar. Selain untuk kebugaran, bagi para atlet juga bisa menjadi sarana latihan untuk meraih prestasi,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor UNJ menegaskan bahwa UNJ tidak hanya ingin memiliki fasilitas olahraga semata, tetapi juga berperan aktif dalam pengembangan olahraga Pickleball di tingkat nasional.

“Saya ingin lapangan ini tidak hanya disebut Pickleball UNJ, tapi juga menjadi Indonesia Pickleball Center. Kita punya potensi besar, apalagi Pickleball sedang dipertimbangkan masuk dalam cabang olahraga SEA Games 2027 di Malaysia dan Olimpiade 2028 di Amerika Serikat. UNJ harus menjadi bagian dari persiapannya,” tegasnya.

Prof. Komarudin juga berpesan kepada Susilo dan jajaran pembina olahraga UNJ untuk mengelola lapangan ini secara optimal dan berkelanjutan. Ia mendorong agar lapangan digunakan setiap hari, baik oleh sivitas UNJ maupun masyarakat umum, serta dihidupkan dengan berbagai turnamen dan pelatihan.

“Silakan dimanfaatkan oleh siapa pun yang ingin berlatih. Kalau bisa, buat turnamen rutin mingguan atau bulanan. Dari latihan intensif dan semangat kompetisi seperti itu, juara-juara baru akan lahir,” ujarnya.

Selain itu, Prof. Komarudin mendorong pembentukan Akademi Pickleball UNJ sebagai wadah pembinaan atlet muda sekaligus peluang kewirausahaan bagi mahasiswa.

“Kalau bisa, dibentuk akademi Pickleball yang dikelola oleh mahasiswa. Selain mengembangkan olahraga, ini juga bisa menjadi bagian dari kegiatan bisnis dan kewirausahaan mahasiswa,” tambahnya.

“Terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga lapangan ini membawa manfaat besar bagi sivitas akademika UNJ dan menjadi wadah lahirnya prestasi-prestasi olahraga baru,” tutup Prof. Komarudin.