FMIPA UNJ Berkolaborasi dengan HKI Jakarta Hadirkan Produk Riset Unggulan di Ajang Internasional Pacific Coatings Show & Conference 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

FISH UNJ Gelar Employer Meeting untuk Perkuat Lulusan Adaptif dan Kompeten dalam Dunia Kerja

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

Jakarta, Humas UNJ — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (FMIPA UNJ) berkolaborasi dengan Himpunan Kimia Indonesia (HKI) Wilayah Jakarta turut berpartisipasi dalam ajang internasional bergengsi Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 yang berlangsung pada 29–31 Oktober 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan internasional ini menjadi pusat pertemuan inovasi global dan peluang bisnis terbesar di Asia Tenggara di bidang kimia, cat, dan pelapis. Lebih dari 80 brand internasional menampilkan produk dan teknologi mutakhirnya, ditambah 15 seminar dan 6 short course bersama para pakar dunia. PCS 2025 menjadi ruang inspirasi terbuka bagi para profesional, akademisi, peneliti, dan pelaku industri untuk memperkuat jejaring riset dan kolaborasi lintas sektor.

Pada kesempatan ini, tim FMIPA UNJ yang terdiri dari dosen dan mahasiswa menampilkan berbagai produk hasil riset dan inovasi unggulan, antara lain Hafrin Coffee, Myco Yoghurt, Pumpki’s Cookies, Nusa Bites, Alumaroma & Parfum, Volta Card, Thermodynami-Card, dan Organikit. Seluruh produk tersebut merupakan buah kolaborasi riset lintas prodi yang menggabungkan sains dasar, teknologi terapan, dan prinsip keberlanjutan dalam konteks green chemistry dan eco-innovation.

Pada kesempatan ini, Hadi Nasbey selaku Dekan FMIPA UNJ menegaskan bahwa keikutsertaan UNJ dalam forum internasional seperti PCS 2025 merupakan bentuk nyata dari komitmen fakultas dalam memperkuat riset terapan dan mendorong ekosistem inovasi yang berdampak.

“Kami ingin mahasiswa dan dosen melihat bahwa sains tidak hanya berhenti pada teori, tetapi bisa menjadi motor perubahan sosial dan ekonomi. Ajang seperti ini membuka peluang untuk kolaborasi riset dengan industri, sekaligus memperkuat posisi UNJ sebagai kampus riset bereputasi dunia,” ujarnya.

Sementara itu Afrizal selaku Ketua HKI Wilayah Jakarta sekaligus Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Sumber Daya FMIPA UNJ, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata akademisi untuk hadir di ruang industri global.

“Partisipasi dalam PCS 2025 menunjukkan bahwa riset bukan hanya berhenti di laboratorium, tetapi juga mampu menjawab tantangan industri dan kebutuhan masyarakat. Melalui forum ini, HKI dan UNJ mendorong transformasi pengetahuan menjadi inovasi bernilai ekonomi,” ungkap Afrizal.

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Dalia Sukmawati selaku Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama FMIPA UNJ, menyampaikan bahwa keikutsertaan FMIPA UNJ di PCS 2025 juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi riset universitas.

“Kami ingin memperluas jejaring riset internasional, memperkenalkan produk inovasi berbasis sains yang ramah lingkungan, serta membuka jalan bagi hilirisasi riset di tingkat global. Inilah wujud nyata dari riset yang berdampak, inovatif, dan berkelanjutan,” tutur Prof. Dalia.

Kehadiran FMIPA UNJ dan HKI Jakarta dalam Pacific Coatings Show & Conference 2025 menjadi simbol sinergi antara dunia akademik dan industri. Di tengah cepatnya perkembangan teknologi material dan kimia terapan, kolaborasi semacam ini menunjukkan bahwa inovasi ilmiah Indonesia siap bersaing dan berkontribusi dalam kancah global.