Jakarta, Humas UNJ – Atlet waterski Indonesia, Ummu Thoyibhatus Sholikah, berhasil meraih medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Thailand. Prestasi ini diraih pada nomor Tim Slalom cabang olahraga waterski, sekaligus menjadi medali emas pertama sepanjang empat kali keikutsertaannya di SEA Games, yakni pada 2011, 2015, 2017, dan 2025.
Ummu mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, perasaannya senang dan bangga karena ini emas pertama saya selama mengikuti SEA Games,” ujarnya.
Keberhasilan ini semakin berkesan karena didukung langsung oleh keluarga yang hadir di arena pertandingan. “Momen paling berkesan adalah saat saya bertanding disaksikan dan didukung oleh suami, kakak, dan adik. Saya sangat terharu karena perjuangan mereka datang ke Thailand tidak sia-sia, dan saya bisa mempersembahkan medali emas ini untuk mereka,” tutur Ummu.

Perjalanan menuju podium tertinggi tidaklah mudah. Ummu sempat mengalami cedera pada bahu dan engkel yang membuatnya ragu terhadap performa terbaiknya. Namun, dengan semangat juang dan fokus pada tujuan, ia mampu mengatasi rasa putus asa tersebut.
Saat ini, Ummu bekerja di Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Ia merupakan alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
“Pagi saya latihan, lalu ke kantor, dan sore kembali latihan. Selama dua bulan pemusatan latihan dilakukan di Danau Sunter,” jelasnya.
Tantangan terbesar selama persiapan SEA Games, kata Ummu, adalah harus meninggalkan suami dan dua anaknya selama masa pemusatan latihan. Meski demikian, dukungan keluarga menjadi sumber motivasi utama untuk terus berprestasi.

Dalam pertandingan, Ummu menerapkan strategi mendekati poin lawan dari Malaysia agar kontribusinya dapat membantu tim meraih emas. Ia juga menjaga kekuatan mental dengan berpikir positif dan tetap fokus pada tujuan kompetisi.
Ummu menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa dan atlet muda agar tidak menyia-nyiakan setiap kesempatan berprestasi. “Selagi ada kesempatan, kita harus ambil, meskipun sambil kuliah atau bekerja. Kuncinya adalah komitmen, disiplin, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Pengalaman paling berharga bagi Ummu selama SEA Games adalah saat berdiri di podium tertinggi dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan penuh haru. Ke depan, ia menargetkan kembali berlaga pada SEA Games 2027 di Malaysia, sembari merencanakan melanjutkan studi S2 untuk menunjang karier profesionalnya.
Ummu juga menilai Universitas Negeri Jakarta memiliki peran penting dalam mendukung perjalanan atlet berprestasi. Dukungan dispensasi akademik, fasilitas kampus, dosen, hingga pengembangan sport science dinilai sangat membantu atlet dalam menyeimbangkan pendidikan dan prestasi olahraga.
Ummu adalah sosok yang tidak hanya berkontribusi terhadap prestasi bangsa, tetapi juga menjadi teladan bagi para atlet muda tentang arti kedisiplinan, komitmen, dan tanggung jawab.