Fragmen Suara Abadi, Resital Mahasiswa Pendidikan Musik FBS UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Peringatan Nuzulul Qur’an Jadi Momentum Soft…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Dosen FIKK UNJ Latih Guru PJOK dan Guru SD di Indramayu untuk Perkuat Pembelajaran Olahraga dan Identifikasi Bakat Siswa

Perkuat Jejaring Internasional, Tim Pencak Silat UNJ dan Politeknik Malaysia Gelar Latihan Bersama

Rangga Kusuma Putra Antar UNJ Raih Prestasi Juara 1 Perdana di Pilmapres Nasional 2026 Kategori Mahasiswa Disabilitas

FIKK UNJ Tingkatkan Kompetensi Guru PJOK dalam Pengembangan Gerak dan Penilaian Motorik Siswa

Dosen Prodi Pendidikan Teknik Bangunan FT UNJ Revitalisasi Sanitasi SMA di Jonggol dan Dorong Lingkungan Belajar yang Lebih Sehat

Jakarta, Humas UNJ – Program Studi Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta menggelar resital bertajuk “Fragment of Timeless Sound” di Aula Maftuchah Yusuf, Kampus UNJ, pada 7 Januari 2026. Pertunjukan ini menegaskan bahwa musik memiliki nilai keabadian yang dapat terus dinikmati lintas waktu.

Sebanyak 33 mahasiswa pemusik berpartisipasi dalam resital tersebut, menampilkan kemampuan mereka pada bidang vokal, gitar, piano, dan biola. Koordinator Program Studi Pendidikan Musik, Gandung Joko Srimoko, menjelaskan bahwa resital merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa pendidikan musik untuk menampilkan karya dari setiap angkatan.

“Mahasiswa yang sudah memasuki semester enam biasanya mengikuti kegiatan resital ini,” ujarnya.

Gandung menambahkan bahwa karya yang dibawakan dalam resital dapat berupa komposisi asli, hasil aransemen, maupun karya pribadi mahasiswa. Menurutnya, resital menjadi ruang aktualisasi diri bagi mahasiswa dalam bermusik, sekaligus wadah pembelajaran yang disaksikan oleh para dosen dan mahasiswa lainnya.

“Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk belajar, terutama sebagai bekal ketika mereka berkarier di dunia pendidikan maupun menjadi pemusik profesional,” katanya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa juga belajar mengelola sebuah pagelaran karena telah dibekali mata kuliah manajemen pagelaran.

Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNJ, Samsi Setiadi, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Resital 123. Ia mengapresiasi kreativitas dan dedikasi para mahasiswa dalam mempersiapkan pertunjukan tersebut.

Ia juga berpesan agar mahasiswa tetap adaptif dalam mengikuti kegiatan akademik lainnya. “Mahasiswa tentu bisa bermusik, tetapi juga perlu memahami aspek pendidikan dan pengembangan keprofesionalan dalam bermusik,” ujarnya.

Samsi berharap para mahasiswa mampu membangun karier yang sukses baik di bidang pendidikan maupun sebagai profesional di dunia musik.