UNJ Ajak Siswa Menyiapkan Masa Depan pada MGBK DKI Jakarta Career Day 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Daftar 10 Prodi Favorit PENMABA Mandiri…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Reputasi Global, Prodi Ilmu Komunikasi FISH UNJ Bangun Kerja Sama Akademik dengan Shinawatra University Thailand

UNJ Peduli Salurkan Donasi untuk Korban Terdampak Bencana Aceh Melalui UTU

UNJ Gelar Program Pengembangan Karakter bagi Mahasiswa Mappi

UNJ Lantik Kepala Bagian dan Kepala Subbagian Labschool Periode 2026–2030

Fragmen Suara Abadi, Resital Mahasiswa Pendidikan Musik FBS UNJ

Jakarta – Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memaparkan gambaran jalur masuk perguruan tinggi negeri serta peluang beasiswa pada kegiatan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) DKI Jakarta Career Day 2026 yang mengusung tema “Career Beyond Limits: Menembus Batas Potensi Masa Depan” yang digelar pada 13 Januari 2026 di Balai Samudera.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut. Pada kesempatan ini, Prof. Ifan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai arah kebijakan akademik dan sistem penerimaan mahasiswa baru UNJ. Dalam pemaparannya, Prof. Ifan menjelaskan tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 beserta tujuan capaian akademik yang diharapkan dari calon mahasiswa. Prof. Ifan juga menekankan pentingnya memahami konsep soal sebagai salah satu tips utama agar lolos seleksi masuk UNJ.

Selain jalur seleksi, UNJ juga memaparkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu melalui berbagai skema beasiswa. UNJ tercatat menerima mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan jumlah terbesar, yakni sekitar 4.000–6.000 mahasiswa dari seluruh angkatan, khusus bagi mahasiswa berdomisili Jakarta. Prof. Ifan juga menyampaikan bahwa UNJ menyediakan kuota 20 persen bagi mahasiswa kurang mampu, dengan dukungan bantuan berkisar Rp500.000 hingga Rp1.000.000, serta keberadaan Rumah Amal UNJ bagi mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi.

“Masuk perguruan tinggi negeri bukan satu-satunya cara untuk berkuliah,” ujarnya sebagai pesan reflektif pada penutupan paparan, seraya menegaskan bahwa setiap peserta didik memiliki jalan dan potensi masing-masing untuk meraih masa depan.

Dari sisi akademik, UNJ juga terus melakukan modifikasi kurikulum pada enam hingga tujuh tahun terakhir agar dapat menghasilkan profil lulusan yang sesuai dengan perkembangan industri. Kurikulum tersebut berfokus pada transformative competence, dengan penekanan pada problem solving, critical thinking, dan creative thinking sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan MGBK DKI Jakarta Career Day 2026 ini diharapkan dapat membantu siswa dan guru BK dalam memahami arah pendidikan tinggi serta membuka wawasan mengenai berbagai pilihan studi lanjutan yang tersedia.UNJ Ajak Siswa Menyiapkan Masa Depan pada MGBK DKI Jakarta Career Day 2026

Jakarta – Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) memaparkan gambaran jalur masuk perguruan tinggi negeri serta peluang beasiswa pada kegiatan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) DKI Jakarta Career Day 2026 yang mengusung tema “Career Beyond Limits: Menembus Batas Potensi Masa Depan” yang digelar pada 13 Januari 2026 di Balai Samudera.

Pemaparan tersebut disampaikan oleh Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni yang menjadi narasumber pada kegiatan tersebut. Pada kesempatan ini, Prof. Ifan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai arah kebijakan akademik dan sistem penerimaan mahasiswa baru UNJ. Dalam pemaparannya, Prof. Ifan menjelaskan tentang Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 beserta tujuan capaian akademik yang diharapkan dari calon mahasiswa. Prof. Ifan juga menekankan pentingnya memahami konsep soal sebagai salah satu tips utama agar lolos seleksi masuk UNJ.

Selain jalur seleksi, UNJ juga memaparkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan bagi mahasiswa kurang mampu melalui berbagai skema beasiswa. UNJ tercatat menerima mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) dengan jumlah terbesar, yakni sekitar 4.000–6.000 mahasiswa dari seluruh angkatan, khusus bagi mahasiswa berdomisili Jakarta. Prof. Ifan juga menyampaikan bahwa UNJ menyediakan kuota 20 persen bagi mahasiswa kurang mampu, dengan dukungan bantuan berkisar Rp500.000 hingga Rp1.000.000, serta keberadaan Rumah Amal UNJ bagi mahasiswa yang mengalami kendala ekonomi.

“Masuk perguruan tinggi negeri bukan satu-satunya cara untuk berkuliah,” ujarnya sebagai pesan reflektif pada penutupan paparan, seraya menegaskan bahwa setiap peserta didik memiliki jalan dan potensi masing-masing untuk meraih masa depan.

Dari sisi akademik, UNJ juga terus melakukan modifikasi kurikulum pada enam hingga tujuh tahun terakhir agar dapat menghasilkan profil lulusan yang sesuai dengan perkembangan industri. Kurikulum tersebut berfokus pada transformative competence, dengan penekanan pada problem solving, critical thinking, dan creative thinking sebagai bekal mahasiswa dalam menghadapi tantangan masa depan.

Kegiatan MGBK DKI Jakarta Career Day 2026 ini diharapkan dapat membantu siswa dan guru BK dalam memahami arah pendidikan tinggi serta membuka wawasan mengenai berbagai pilihan studi lanjutan yang tersedia.