Riset UNJ Kian Berdampak untuk Indonesia Maju, 12 Dosen Raih Hibah RIIM BRIN Gelombang 10 untuk Pendanaan 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Prodi PPKn UNJ Berkolaborasi dengan Undiksha…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Employer Meeting FEB UNJ 2026, Dorong Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah untuk Siapkan Lulusan Tangguh dan Berkualitas

Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNJ Selenggarakan Konferensi Internasional, Pendidikan Era Digital Jadi Fokus Pembahasan

Reputasi Ilmu Sosial UNJ Menguat di THE WUR 2026, Tembus 12 Besar PTN Terbaik Nasional

UNJ Raih Peringkat 2 Besar LPTK Terbaik Nasional Versi THE WUR 2026 untuk Subjek Pemeringkatan Bidang Ilmu Sosial

THE WUR 2026 Rilis Subjek Pemeringkatan Bidang Pendidikan, UNJ Masuk 7 Besar PTN Terbaik Nasional

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan capaian membanggakan di tingkat nasional. Sebanyak 12 dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) berhasil meraih hibah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 10 untuk pendanaan 2026. Penetapan penerima hibah tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi Badan Riset dan Inovasi Nasional Nomor 105/II.7/HK/2025 tentang Penerima Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju Kompetisi Gelombang 10, tertanggal 12 Desember 2025. Adapun 12 dosen UNJ penerima Hibah RIIM BRIN Gelombang 10 ini berasal dari Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Keberhasilan ini mencerminkan konsistensi UNJ dalam memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang berdampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kesehatan, pendidikan, olahraga, serta lingkungan hidup. Ragam tema riset yang didanai menunjukkan kekuatan multidisipliner UNJ. Mulai dari pedagogi inovatif berbasis STEM, teknologi medis, literasi keuangan dan ilmiah berbasis augmented reality, hingga solusi kesehatan dan material ramah lingkungan.

Adapun 12 dosen UNJ penerima hibah RIIM Gelombang 10 adalah sebagai berikut:

Kategori Bidang Kesehatan, diraih oleh:

1. Prof. Umiatin (dosen Fakultas Matematika dan IPA) dengan judul penelitian “Pengembangan Prototipe Anjungan Tes Kesehatan Mandiri (ATKM) untuk Monitoring Vital Sign dan Deteksi Dini Risiko Penyakit Kardiovaskular di Posbindu Berbasis Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI)”;

2. Hery Budiawan (dosen Fakultas Bahasa dan Seni) dengan judul penelitian “Musik dan Memori: Pengembangan Instrumen Gitar Senar Nilon untuk Stimulasi Gelombang Theta dalam Optimalisasi Kognitif”;

3. Taryudi (dosen Fakultas Teknik) dengan judul penelitian “Bedding Surface Oxygen Therapy: Solusi Inovatif untuk Pencegahan Luka Dekubitus”; dan

4. Ferry Budhi Susetyo (dosen Fakultas Teknik) dengan judul penelitian “Sintesis Lapisan Tembaga dengan Metode Elektrodeposisi yang Dipengaruhi oleh Medan Magnet Statis/Berputar untuk Aplikasi Perlengkapan Medis”.

Kategori Bidang Material, diraih oleh:

1. Siska Titik Dwiyati (dosen Fakultas Teknik) dengan judul penelitian “Inovasi Peredam Suara dengan Komposit Serat Alam sebagai Upaya Mengatasi Pencemaran Lingkungan”; dan

2. Imam Basori (dosen Fakultas Teknik) dengan judul penelitian “Pengembangan Paduan Kuningan untuk Aplikasi Peralatan Bedah Medis”.

Kategori Bidang Sosial Humaniora, diraih oleh:

1. Prof. Ramdan Pelana (dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan) dengan judul penelitian Smart Timing Gate untuk Mengukur Speed dan Agility Berbasis Android untuk Atlet Elit dalam Mendukung Indonesia Emas;

2. Ade Dwi Utami (dosen Fakultas Ilmu Pendidikan) dengan judul penelitian “Model Pengembangan Pedagogi Bermain Imajinasi Green Innovation Berbasis STEM pada Praktik Pendidikan Anak Usia Dini”;

3. Nurzengky Ibrahim (dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum) dengan judul penelitian “Model Multimedia Interaktif Berbasis Augmented Reality untuk Deep Learning di Era Merdeka Belajar”;

4. Muhammad Yusuf (dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis) dengan judul penelitian “Pengembangan Simulasi Keuangan Keperilakuan yang Imersif Berbasis Augmented Reality sebagai Media untuk Meningkatkan Literasi Keuangan”;

5. Firmanul Catur Wibowo (dosen Fakultas Matematika dan IPA) dengan judul penelitian “Sustainable Education Transformation: Pengembangan PARID (Physics Augmented Reality Integration Deep Learning) untuk Meningkatkan Literasi Ilmiah”; dan

6. Rina Febriana (dosen Fakultas Teknik) dengan judul penelitian “Implementasi dan Model Backward Design bagi Guru-Guru SMK Tersertifikasi dalam Mendukung Pendidikan yang Berkualitas Menuju Indonesia 2045”.

Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian para dosen.

“Capaian ini menegaskan komitmen UNJ dalam menghadirkan riset yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan solutif bagi kebutuhan masyarakat dan pembangunan nasional. Hibah RIIM dari BRIN menjadi pengungkit penting untuk mempercepat hilirisasi riset dan memperluas dampak inovasi,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi, menegaskan bahwa capaian hibah RIIM Gelombang 10 ini menjadi indikator kuat meningkatnya daya saing riset dosen UNJ di tingkat nasional.

“Keberhasilan dosen-dosen UNJ dalam memperoleh hibah RIIM dari BRIN menunjukkan bahwa kualitas riset yang dikembangkan semakin relevan, inovatif, dan selaras dengan kebutuhan strategis bangsa. UNJ terus mendorong riset berbasis kolaborasi, pemanfaatan teknologi digital, serta integrasi sistem informasi riset untuk mempercepat hilirisasi dan memperluas dampak inovasi bagi masyarakat,” ujarnya.

hal senada juga disampaikan oleh Prof. Iwan Sugihartono selaku Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNJ. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil penguatan tata kelola riset dan pendampingan yang berkelanjutan.

“LPPM UNJ terus mendorong dosen untuk menghasilkan proposal riset yang kompetitif, kolaboratif, dan berorientasi pada dampak. Ke depan, kami akan memastikan riset-riset ini berjalan optimal dan berkontribusi nyata bagi Indonesia Maju,” tutur Prof. Iwan Sugihartono.

Prof. Iwan Sugihartono juga menambahkan bahwa LPPM UNJ berkomitmen memperkuat ekosistem riset terpadu melalui penguatan kebijakan, infrastruktur riset, dan sistem informasi yang adaptif, guna mendukung visi UNJ sebagai perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan raihan hibah RIIM Gelombang 10 ini, UNJ semakin memantapkan perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif mendorong inovasi, memperkuat jejaring riset nasional, serta berkontribusi langsung pada agenda strategis pembangunan Indonesia menuju 2045.