Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

FBS UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Pembekalan Keprotokolan Duta UNJ untuk Meningkatkan Profesionalisme Representasi Universitas

Cianjur, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya sebagai kampus berdampak melalui pelaksanaan kegiatan Community Development (Comdev) Program EQUITY UNJ bagi siswa di daerah rawan bencana di Kabupaten Cianjur. Kegiatan yang digelar pada 25 Januari 2026 ini menyasar wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi terhadap longsor, pergerakan tanah, dan gempa bumi, yang selama ini kerap mengganggu aktivitas belajar siswa. Program ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs ke-3 tentang kesehatan dan kesejahteraan serta SDGs ke-4 tentang pendidikan berkualitas.

Kegiatan Comdev Program EQUITY UNJ terlaksana melalui kolaborasi lintas institusi yang melibatkan UNJ, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, Universitas Suryakancana Cianjur, MGMP PJOK Sub Rayon 5 Kabupaten Cianjur, serta IGORNAS Kabupaten Cianjur. Sinergi ini menghadirkan pendekatan pemulihan trauma berbasis aktivitas fisik dan permainan edukatif yang menyenangkan, sebagai upaya menciptakan kembali rasa aman dan bahagia bagi siswa di tengah ancaman bencana yang masih membayangi.

Ketua Tim Comdev, Dr. Yasep Setiakarnawijaya, menjelaskan bahwa siswa yang tinggal di daerah rawan bencana sering kali menyimpan trauma psikologis yang tidak disadari. Trauma tersebut, apabila tidak ditangani dengan tepat, berpotensi mengganggu konsentrasi belajar dan perkembangan mental siswa. Melalui berbagai aktivitas fisik yang dirancang secara edukatif dan menyenangkan, siswa diajak untuk menumbuhkan kembali rasa bahagia sekaligus mengurangi dampak trauma. Selain itu, mereka juga dibekali edukasi kesiapsiagaan bencana, termasuk menghadapi risiko longsor, pergerakan tanah, dan gempa bumi seperti yang pernah terjadi di Cianjur pada tahun 2022.

Program ini tidak hanya berfokus pada siswa, tetapi juga memberikan penguatan kapasitas bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Para guru dibina agar mampu menerapkan metode pembelajaran olahraga yang tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga berkontribusi pada kesehatan mental dan kebahagiaan siswa.

Aep Saepudin, guru olahraga SMP Negeri 3 Sukaresmi, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diterima. Menurutnya, metode pembelajaran yang diberikan membantu guru menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan menenangkan bagi siswa.

Dampak positif kegiatan ini juga dirasakan langsung oleh para peserta didik. Zahra Maharani, salah satu siswa, mengungkapkan bahwa kegiatan yang diikuti membuatnya merasa lebih rileks dan bahagia. Ia mengaku aktivitas yang dilakukan sangat menyenangkan sehingga mampu mengalihkan pikiran dari pengalaman traumatis akibat bencana.

Kegiatan ini turut melibatkan kolaborator internasional, Muhammad Zulqarnain Mohd Nasir, dosen dari UiTM Malaysia, yang hadir sebagai narasumber. Ia menyampaikan bahwa metode trauma healing dan pembelajaran olahraga yang diterapkan di SMP Negeri 3 Sukaresmi Cianjur memiliki potensi besar untuk dijadikan referensi pengembangan program serupa di berbagai daerah rawan bencana. Kolaborasi antara UNJ dan UiTM diharapkan dapat memperkuat praktik baik dalam bidang pendidikan, kesehatan mental, dan kesejahteraan siswa.

Program Community Development ini didanai oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Program EQUITY UNJ, yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan atas nama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, dengan Nomor Kontrak 4308/B3/DT.03.08/2025 dan B/284/UN39/HK.07.00/2025. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian akademisi terhadap generasi muda di daerah rawan bencana agar mereka tetap dapat belajar dan berkembang tanpa dibebani trauma berkepanjangan.

Pelaksanaan Comdev Program EQUITY UNJ dirancang dalam tiga tahapan utama, yakni pengembangan kapasitas guru PJOK dalam pembelajaran pendidikan jasmani dan aktivitas olahraga yang menyenangkan pada 23–26 Januari 2026, penerapan metode pembelajaran tersebut di sekolah pada Februari hingga April 2026, serta evaluasi dan pemantauan berdasarkan indikator penerapan metode, kebugaran, dan tingkat kebahagiaan siswa yang dilaksanakan pada April 2026. Pendekatan berbasis aktivitas fisik yang menyenangkan ini terbukti menjadi langkah efektif dalam mendukung pemulihan psikologis siswa sekaligus memperkuat kualitas pendidikan di wilayah rawan bencana.