
Jakarta, Humas UNJ — Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama Universitas Negeri Jakarta (LSPP1-UNJ) kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Batch XI sebagai wujud komitmen Universitas Negeri Jakarta dalam meningkatkan daya saing dan kesiapan kerja lulusan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 4–13 Februari 2026, yang diawali dengan Pre-Assessment pada 3 Februari 2026.
Sebanyak 248 mahasiswa UNJ mengikuti uji kompetensi pada batch ini dengan memanfaatkan Tempat Uji Kompetensi (TUK) berupa ruang kelas dan laboratorium di lingkungan Kampus UNJ Rawamangun. Proses asesmen didukung oleh 21 asesor kompetensi yang telah tersertifikasi dan berpengalaman sesuai bidang keahliannya.
Pada pelaksanaan Batch XI, LSPP1-UNJ mengujikan lima skema sertifikasi, yakni Skema Pelaksanaan Program Pelatihan Tatap Muka yang diikuti 52 mahasiswa; Skema Produksi Konten Kehumasan Digital yang diikuti 120 mahasiswa; Skema Penyajian dan Pengolahan Produk Pastry dan Bakery yang diikuti 50 mahasiswa; Skema Petugas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diikuti 2 mahasiswa; serta Skema Pelayanan Tata Hidang yang diikuti 24 mahasiswa.
Peserta uji kompetensi merupakan mahasiswa aktif yang telah memenuhi persyaratan dasar uji, antara lain telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan/atau Praktik Kegiatan Mengajar (PKM). Dengan demikian, peserta dinilai siap untuk diuji kompetensinya sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Pada kesempatan ini, Alsuhendra selaku Ketua LSPP1-UNJ menegaskan bahwa uji kompetensi merupakan instrumen strategis untuk menjembatani dunia pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja.
“Melalui uji kompetensi ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengakuan akademik, tetapi juga pengakuan profesional berupa sertifikat kompetensi yang menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, Alsuhendra menyampaikan bahwa meningkatnya jumlah peserta pada Batch XI mencerminkan tingginya antusiasme mahasiswa serta semakin luasnya cakupan skema sertifikasi yang disediakan LSPP1-UNJ. Hal ini menunjukkan respons UNJ terhadap kebutuhan kompetensi lintas bidang yang relevan dengan perkembangan industri dan layanan profesional.
“Ke depan, kami berharap semakin banyak mahasiswa UNJ yang mengikuti uji kompetensi, seiring dengan pengembangan skema sertifikasi yang adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja. LSPP1-UNJ berkomitmen memastikan lulusan UNJ memiliki kompetensi yang terukur, diakui, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.
Pelaksanaan Uji Kompetensi Batch XI ini juga memberikan manfaat strategis bagi institusi, khususnya dalam mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, penguatan budaya mutu, serta peningkatan reputasi UNJ sebagai kampus yang menghasilkan lulusan kompeten dan berdaya saing. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UNJ menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyelenggara pendidikan akademik, tetapi juga sebagai institusi yang memastikan kompetensi lulusan selaras dengan standar dunia kerja dan profesi.