Jakarta, Humas UNJ — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Diktisaintek), Prof. Stella Christie, melakukan kunjungan kerja ke Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 3 Maret 2026 untuk meninjau langsung kesiapan pelaksanaan seleksi Calon Kepala Sekolah (Cakepsek), dan Calon Wakil Kepala Sekolah (Cawakepsek), SMA Unggul Garuda. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung SFD Tower B, Lantai 10.
Kehadiran Wamen Diktisaintek disambut oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin beserta jajaran Wakil Rektor dan pimpinan fakultas. Dalam sambutannya, Rektor UNJ menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut sebagai bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memastikan kualitas dan integritas proses pembentukan Sekolah Unggul Garuda.
“Kedatangan Prof. Stella untuk memberikan pengarahan langsung merupakan wujud kesungguhan dalam memastikan Sekolah Unggul Garuda berdiri dengan fondasi kepemimpinan dan tata kelola yang kuat,” ujar Prof. Komarudin.
Dalam dialog bersama pimpinan UNJ, Prof. Stella menegaskan bahwa Sekolah Unggul Garuda merupakan program strategis nasional yang mendapat perhatian langsung dari Prabowo Subianto. Menurutnya, sekolah ini dirancang sebagai ruang akses pendidikan berkualitas bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi.
“Perkembangannya dipantau langsung oleh Presiden. Ini menunjukkan betapa seriusnya negara membangun ekosistem pendidikan unggul yang inklusif dan berdaya saing global,” ungkap Prof. Stella.

Dalam suasana hangat, Prof. Komarudin juga mengenang bahwa putra Presiden, Didit Prabowo, pernah menempuh pendidikan di Labschool UNJ, yang semakin memperkuat relasi historis antara UNJ dan pengembangan pendidikan unggul nasional.
Sementara itu, Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni menyebut UNJ sebagai salah satu Perguruan Tinggi yang terpilih terlibat dalam menyiapkan peserta didik sekolah Unggul Garuda Transformasi dari berbagai sekolah terpilih.
“UNJ terlibat menyiapkan kemampuan dan kapasitas akademik peserta didik dalam penyampain seleksi tes Scholastic Assessment Test (SAT) serta kemampuan bahasa Inggris untuk bisa mengikuti tes IELTS,” katanya.
Prof. Ifan Iskandar juga mengatakan bahwa UNJ terlibat membina dua sekolah yaitu SMA Negeri 10 Fajar harapan di Banda Aceh dan SMA Unggul Del di Sumatera Utara.
“Jadi dalam hal ini bisa dibilang UNJ cukup lengkap terlibat dalam proses pembentukan Sekolah Unggul Garuda dari mulai dari memfasilitasi penyiapan seleksi kepala Sekolah, Wakil kepala Sekolah, guru, serta menyiapkan murid berprestasi untuk beasiswa ke luar negeri,” katanya.
Prof. Ifan Iskandar menambahkan bahwa agenda Prof. Stella dalam kunjungan ini sekaligus memberikan pengarahan secara langsung kepada calon Kepala Sekolah dan Wakil kepala Sekolah yang bakal terpilih di Sekolah Unggul Garuda.
Dirinya menambahkan bahwa UNJ juga diberikan kepercayaan untuk menyiapkan tes dan wawancara untuk seleksi calon guru Sekolah Unggul Garuda.