Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menorehkan prestasi internasional dengan masuk pada peringkat 351–400 dunia dalam bidang Pendidikan pada QS World University Rankings by Subject 2026 yang dirilis pada 25 Maret 2026 oleh Quacquarelli Symonds (QS). Pemeringkatan tersebut menyoroti kualitas pelatihan guru, inovasi pedagogi, kolaborasi internasional, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi kebutuhan sektor pendidikan global dan nasional.
Capaian ini mencerminkan komitmen UNJ dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya dalam pengembangan tenaga pendidik profesional yang adaptif terhadap perubahan zaman. Hasil ini juga menjadi indikator penting meningkatnya kualitas pendidikan tinggi Indonesia di tingkat global, sekaligus memperkuat posisi UNJ sebagai kampus rujukan pendidikan dan kependidikan.
Dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia, hanya enam kampus yang masuk dalam pemeringkatan tersebut, dan UNJ berhasil menempati peringkat ke-4 nasional, dengan rincian sebagai berikut:
- 101–150: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
- 201–250: Universitas Negeri Malang (UM).
- 251–300: Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
- 351–400: Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
- 401–450: Universitas Gadjah Mada (UGM).
- 401–450: Universitas Negeri Semarang (UNNES).
Pada kesempatan ini, Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika dalam memperkuat kualitas pendidikan dan reputasi global.
“Peringkat ini menunjukkan bahwa UNJ semakin diakui dunia sebagai pusat pengembangan pendidikan dan pelatihan guru yang berkualitas. Kami terus mendorong transformasi pembelajaran, inovasi pedagogi, serta kolaborasi internasional untuk melahirkan pendidik yang unggul, berdaya saing global, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Fahrurrozi selaku Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ menegaskan bahwa capaian ini tidak terlepas dari penguatan ekosistem riset dan inovasi pendidikan.
“UNJ terus memperluas jejaring riset internasional, meningkatkan publikasi bereputasi, serta mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Hal ini menjadi faktor penting dalam meningkatkan visibilitas dan reputasi global UNJ di bidang pendidikan,” jelasnya.
Senada dengan itu, Raden Ajeng Murti Kusuma W. selaku Direktur Inovasi, Sistem Informasi dan Pemeringkatan UNJ menyampaikan bahwa strategi pemeringkatan dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
“Kami melakukan pemetaan indikator QS secara sistematis, memperkuat data institusi, serta mendorong kolaborasi lintas fakultas dan internasional. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi global UNJ secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Pencapaian ini semakin mempertegas langkah UNJ menuju kampus bereputasi dunia yang berdampak, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam mencetak pendidik profesional untuk Indonesia dan komunitas global.