
Jakarta, Humas UNJ – Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) secara resmi menyambut kedatangan delegasi mahasiswa internasional dalam program SEA Teacher Batch 11 Tahun 2026 pada 31 Maret 2026. Program ini merupakan inisiatif pertukaran mahasiswa di kawasan Asia Tenggara yang berfokus pada praktik mengajar serta penguatan kompetensi calon guru dalam konteks global.
Sebanyak 12 mahasiswa dari Filipina mengikuti program tersebut di UNJ, dengan empat di antaranya ditempatkan di FBS, khususnya pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Keempat mahasiswa tersebut adalah Prince Ryan A. Rabo dan Athria Vidiot dari West Visayas State University, Katrina E. Daba dari Xavier University, serta Skyla Mae A. Ornopia dari Dr. Emilio B. Espinosa Sr. Memorial State College of Agriculture and Technology.
Kegiatan penyambutan dilaksanakan di lingkungan FBS UNJ dan dihadiri oleh Samsi Setiadi selaku Dekan FBS, Siti Drivoka selaku Wakil Dekan I, Uryadi selaku Wakil Dekan II, Yusi Asnidar selaku Wakil Dekan III, Nina Wanda Cassandra selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, serta Suci Maharani selaku dosen pembimbing program SEA Teacher.
Dalam sambutannya, Samsi Setiadi selaku Dekan FBS menyampaikan harapan agar para delegasi dapat memperoleh pengalaman akademik dan budaya yang bermakna selama mengikuti program di UNJ. Selain menjadi ajang praktik mengajar, kegiatan ini juga diharapkan memperkuat jejaring kerja sama internasional serta meningkatkan kompetensi calon guru dalam menghadapi tantangan pendidikan global, ungkap Samsi Setiadi.
Kegiatan penyambutan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Suasana keakraban tampak dalam sesi perkenalan antara delegasi mahasiswa dengan pimpinan fakultas, dosen, serta mahasiswa pendamping. Acara ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai simbol dimulainya kolaborasi akademik lintas negara yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.
Melalui partisipasi aktif dalam program SEA Teacher, FBS UNJ menegaskan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi pendidikan, memperkaya pengalaman pembelajaran lintas budaya, serta memperkuat peran UNJ sebagai kampus yang adaptif dan berdaya saing global.