Bangun Ekosistem Prestasi Inklusif, UNJ Gelar Perdana Sekolah Mawapres Disabilitas 2026

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Tingkatkan Kompetensi Dosen Muda, BP3 UNJ…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Adjunct Professor UNJ Prof. Hesham Ali El Enshasy Ditunjuk sebagai Ambassador World Bioeconomy Association untuk Malaysia dan Indonesia

Sri Rahayu Raih Tiga Penghargaan Internasional, Bukti Kiprah Global Dosen UNJ

UNJ dan UNY Bahas Strategi Peningkatan Pemeringkatan Perguruan Tinggi Terapan

FT UNJ Perkuat Karakter, Integritas, dan Kolaborasi Mahasiswa Melalui Raker 2026

UNJ Bersama Bank Indonesia DKI Jakarta Gelar Kuliah Umum Kebanksentralan

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Sekolah Mahasiswa Berprestasi (Mawapres) Disabilitas sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang Mawapres Disabilitas Tingkat Nasional pada Senin, 11 Mei 2026 di Ruang Fairplay dan Ruang Multimedia GOR, Kampus B UNJ. Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena merupakan penyelenggaraan Sekolah Mawapres Disabilitas pertama di lingkungan UNJ.

Program ini diikuti oleh para finalis Mahasiswa Berprestasi Disabilitas UNJ 2026 yang berasal dari berbagai fakultas, yaitu Ibnu Muzaki, Muhamad Haikal Mursid, Zaenal Abidin, dan Muhamad Zulkarnain dari Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Fajar Trihadi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH), Muhammad Naufal Athallah dari Fakultas Teknik (FT), serta Ghaniya Fadlilatun Nisa, Muhammad Umar Hafidh, dan Daneshvara Raja Wyoga dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), serta Rangga Kusuma Putra dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Kegiatan Sekolah Mawapres Disabilitas ini dirancang untuk memberikan pembekalan kepada para finalis, mulai dari penguatan kapasitas diri, penyusunan karya tulis ilmiah, presentasi, hingga pengembangan kepercayaan diri dalam menghadapi seleksi tingkat nasional. Selain menjadi wadah pembinaan prestasi, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen UNJ dalam menghadirkan lingkungan pendidikan tinggi yang inklusif dan mendukung pengembangan potensi mahasiswa disabilitas secara optimal.

Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, Yasep Setiakarnawijaya, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Sekolah Mawapres Disabilitas menjadi bentuk nyata komitmen UNJ dalam membuka ruang prestasi yang setara bagi seluruh mahasiswa tanpa terkecuali.

“Melalui Sekolah Mawapres Disabilitas ini, UNJ ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, berprestasi, dan tampil di tingkat nasional. Kami tidak hanya mempersiapkan mahasiswa untuk kompetisi, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kepemimpinan, dan ruang akademik yang inklusif di lingkungan kampus,” ujar Yasep.

Ia juga menambahkan bahwa UNJ akan terus memperkuat sistem pembinaan prestasi mahasiswa yang adaptif dan ramah disabilitas agar semakin banyak mahasiswa mampu menunjukkan potensi terbaiknya di berbagai ajang nasional maupun internasional.

Melalui penyelenggaraan perdana ini, UNJ menegaskan dukungannya terhadap kesetaraan kesempatan bagi seluruh mahasiswa untuk berprestasi. Kehadiran Sekolah Mawapres Disabilitas diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem pembinaan prestasi yang lebih inklusif, adaptif, dan berkelanjutan di lingkungan kampus.