Jakarta, Humas UNJ – Kabar membanggakan kembali datang dari jejaring akademik internasional Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Prof. Hesham Ali El Enshasy, seorang ilmuwan bioteknologi kelas dunia yang juga menjabat sebagai Adjunct Professor di UNJ, resmi ditunjuk sebagai Ambassador untuk Malaysia dan Indonesia oleh World Bioeconomy Association (WBA).
Penunjukan ini menjadi pengakuan atas kontribusi besar Prof. Hesham Ali El Enshasy dalam bidang bioteknologi industri, khususnya dalam pengembangan riset terapan dan komersialisasi produk berbasis bioteknologi. Selain aktif sebagai profesor di Universiti Teknologi Malaysia (UTM), ia juga dikenal aktif membangun kolaborasi akademik internasional bersama UNJ.
Prof. Hesham Ali El Enshasy juga tercatat dalam pemeringkatan Stanford University-Elsevier sebagai salah satu dari 2 persen ilmuwan terbaik dunia sejak tahun 2020, khususnya pada bidang Biotechnology. Pengakuan tersebut menempatkannya sebagai salah satu peneliti paling berpengaruh di dunia dalam bidang rekayasa bioproses dan pengembangan produk bioteknologi.
Sebagai Ambassador WBA untuk kawasan Malaysia dan Indonesia, Prof. Hesham diharapkan dapat memperkuat sinergi lintas negara dalam pengembangan bioekonomi, termasuk memperluas kolaborasi riset, inovasi industri, hingga pengembangan sumber daya manusia di bidang bioteknologi. Perannya juga diyakini mampu menjembatani hubungan antara dunia akademik dan industri dalam mendukung pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.
Keterlibatan Prof. Hesham bersama UNJ telah berlangsung melalui berbagai program internasional, seperti pelatihan Natural Antimicrobial Products, kuliah tamu terkait pengembangan bisnis dan komersialisasi produk bioteknologi, hingga kolaborasi riset dan pertukaran mahasiswa dengan institusi serta perusahaan bioteknologi di Malaysia.
Penunjukan ini sekaligus memperkuat posisi UNJ dalam jejaring akademik global dan menunjukkan komitmen universitas dalam menghadirkan kolaborasi internasional yang berdampak. Kehadiran para akademisi kelas dunia sebagai bagian dari ekosistem UNJ diharapkan mampu mendorong penguatan riset, inovasi, dan internasionalisasi kampus menuju perguruan tinggi berdaya saing global.