Bogor, Humas UNJ – Sekolah Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta (SPs UNJ) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Wilayah Binaan di Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School, Parung, Bogor, pada Minggu, 3 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan, pengembangan kapasitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi dan keberlanjutan.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah dosen Sekolah Pascasarjana UNJ menghadirkan berbagai program pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan pendidikan di era transformasi digital. Program yang dilaksanakan meliputi pendampingan guru sekolah dasar dalam pemanfaatan teknologi digital untuk pembelajaran berkelanjutan berbasis Sustainable Development Goals (SDGs), strategi penerapan deep learning pada pendidikan dasar dan menengah sesuai kebutuhan Tes Kemampuan Akademik (TKA), pendampingan penulisan artikel dan publikasi ilmiah bagi mahasiswa, hingga pelatihan kewirausahaan melalui pembuatan detergen.
Kegiatan pengabdian tersebut dipandu oleh para akademisi Sekolah Pascasarjana UNJ, di antaranya Prof. Dr. Ir. Arita Marini, M.E.; Prof. Dr. Wardani Rahayu, M.Si.; Prof. Dr. Neti Karnati, M.Pd.; Dr. Riyadi, M.T.; dan Dr. Darsef Darwis, M.Si. Kehadiran para dosen disambut antusias oleh guru, mahasiswa, serta masyarakat di lingkungan Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman.

Direktur Sekolah Pascasarjana UNJ yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Wakil Direktur Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Riset, dan Inovasi, Prof. Arita Marini, menyampaikan bahwa program wilayah binaan merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab berbagai tantangan sosial dan pendidikan di masyarakat.
“Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menekankan kontribusi akademisi dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sekolah Pascasarjana UNJ terus mendorong pengabdian yang berdampak, kolaboratif, dan berkelanjutan,” ujar Prof. Arita Marini.
Selain melaksanakan program pengabdian, Sekolah Pascasarjana UNJ juga menyerahkan bantuan infak sebesar Rp5.000.000 kepada Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman sebagai bentuk kepedulian sosial dan dukungan terhadap pengembangan pendidikan di lingkungan sekolah binaan.
Pihak Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana UNJ dapat terus diperkuat melalui berbagai program pendidikan, penelitian, pelatihan, serta pemberdayaan masyarakat lainnya. Kehadiran para akademisi dinilai mampu memberikan motivasi baru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Melalui kegiatan PkM Wilayah Binaan ini, Sekolah Pascasarjana UNJ menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.