FIKK UNJ Bangun Kolaborasi Strategis dengan BurnMotion Pilates di Bidang Kebugaran dan Pendidikan

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. FIKK UNJ Bangun Kolaborasi Strategis dengan…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Seminar Perencanaan Keuangan dan Investasi Cerdas Tandai Kerja Sama UNJ dan PT Pegadaian

FT UNJ Bersama PT Brexa Raya Indonesia Buka Peluang Magang Internasional Mahasiswa di Daihatsu Jepang

FT UNJ Bersama Satpol PP DKI Jakarta Gelar FGD untuk Bahas Penyempurnaan SOTK

FBS UNJ Bahas Peluang Mengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing di Australia

Soroti Inklusivitas dan Ketertinggalan Substantif Wujudkan SDGs 2030, Prodi Penmas FIP UNJ Gelar Studium Generale

JAKARTA, Humas UNJ – Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ) resmi menjalin kerja sama dengan BurnMotion Pilates sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring kemitraan dan memperkuat sinergi antara institusi pendidikan tinggi dengan dunia kebugaran (10/8/26) pada pertemuan di Guestroom FIKK UNJ. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membuka ruang kolaborasi yang dapat mendukung pengembangan bidang keolahragaan, kebugaran, dan pendidikan.

Kegiatan penandatanganan kerja sama dihadiri langsung oleh Dekan FIKK UNJ, Prof. Nofi Marlina Siregar, yang didampingi Wakil Dekan Bidang Riset, Inovasi, Sistem Informasi, dan Kerja Sama, Hendro Wardoyo. Sementara itu, dari pihak BurnMotion Pilates hadir Direktur BurnMotion Pilates, Bapak Eko Sulistyo.

Prof. Nofi Marlina Siregar mengatakan kerja sama dengan dunia industri dan profesional menjadi bagian penting dalam memperkuat relevansi pendidikan di FIKK UNJ. Menurutnya, kolaborasi tersebut dapat membuka ruang bagi mahasiswa dan sivitas akademika untuk memperoleh pengalaman serta wawasan yang sesuai dengan perkembangan bidang kebugaran dan kesehatan.

“Kami berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada penandatanganan, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui berbagai program yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Kolaborasi dengan mitra profesional seperti BurnMotion Pilates menjadi kesempatan untuk mempertemukan pengetahuan akademik dengan praktik di lapangan,” ujar Nofi.

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua pihak untuk membangun hubungan kelembagaan yang lebih erat. Bagi FIKK UNJ, kemitraan dengan pelaku industri kebugaran menjadi bagian dari upaya memperluas pengalaman dan wawasan mahasiswa terhadap perkembangan dunia profesional, sekaligus membuka peluang pengembangan berbagai kegiatan yang relevan dengan bidang keolahragaan dan kesehatan.

Kolaborasi dengan BurnMotion Pilates juga mencerminkan komitmen FIKK UNJ untuk terus membangun hubungan yang saling mendukung antara lingkungan akademik dan praktik profesional. Kehadiran mitra dari dunia kebugaran dapat menjadi bagian dari penguatan ekosistem pembelajaran yang memberikan ruang bagi pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta pengembangan kompetensi yang sesuai dengan dinamika industri kebugaran.

Melalui kerja sama ini, FIKK UNJ dan BurnMotion Pilates diharapkan dapat mengembangkan berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi institusi, mahasiswa, maupun masyarakat. Sinergi tersebut juga menjadi peluang untuk mempertemukan perspektif akademik dengan pengalaman praktis dalam bidang kebugaran dan aktivitas fisik.

Kerja sama ini turut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 (Good Health and Well-Being) melalui penguatan perhatian terhadap kebugaran dan kesehatan, SDG 4 (Quality Education) melalui pengembangan pembelajaran dan kompetensi di bidang keolahragaan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan antara perguruan tinggi dan dunia profesional.

Melalui terjalinnya kerja sama dengan BurnMotion Pilates, FIKK UNJ terus memperluas jejaring strategis untuk mendukung pengembangan pendidikan dan keolahragaan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Kemitraan ini diharapkan menjadi awal dari berbagai program kolaboratif yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kebugaran, pendidikan, dan sumber daya manusia di bidang keolahragaan.