Alumni UNJ Nyong Alga Hibur Pengunjung Pameran Pendidikan 2025 dengan Petikan Gitar Klasik

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Tingkatkan Strategi Bisnis Global, FEB UNJ…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Mutu dan Daya Saing Global, UNJ Pertahankan Status Akreditasi Unggul hingga 2027

Trilogi Pesan Rektor UNJ Saat Pelantikan OPMAWA dan ORMAWA

Perkuat Daya Saing Lulusan, FIKK UNJ Gelar Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Profesi

UNJ dan BRI Resmikan Kantor Layanan di Kampus serta Serah Terima CSR untuk Dukung Mobilitas Sivitas Akademika

UNJ Perkuat Kompetensi Dosen PPG melalui Pelatihan PEKERTI

Jakarta, Humas UNJ – Suasana Pameran Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) 2025 pada Kamis, 11 Desember 2025, semakin semarak dengan penampilan Nyong Alga, musisi gitar klasik sekaligus alumni UNJ. Alga kembali ke kampus bukan sebagai mahasiswa, melainkan sebagai musisi profesional yang menghibur pengunjung melalui petikan gitarnya.

Bagi Alga, kesempatan tampil di acara resmi UNJ menjadi kebanggaan tersendiri.

“Bangga sekali sebagai alumni bisa kembali dipanggil, bukan untuk kuliah, tapi sebagai musisi profesional. Rasanya dihormati dan diperhatikan,” ujarnya.

Penampilan ini merupakan yang ketiga kalinya di acara resmi UNJ. Sebelumnya, ia tampil pada acara di Naraya Ballroom tahun 2021 dan menggelar konser tunggal pada Januari 2024 yang dipromotori Edura TV UNJ.

Dalam pameran kali ini, Alga membawakan empat lagu dengan aransemen khas, yaitu My Love (Westlife), Manusia Bodoh (Ada Band), karya klasik Für Elise (Beethoven), dan Beautiful in White (Shane Filan).

“Setiap penampilan membutuhkan persiapan khusus karena set list selalu berbeda,” ungkapnya.

Usai menyelesaikan studi S-2 pada Oktober lalu, Alga kini aktif mengelola usaha kuliner dan fesyen yang rutin mengikuti pameran besar seperti Trade Expo Indonesia. Selain itu, ia tetap melatih taekwondo dan mengisi berbagai konser musik setiap bulan.

Alga mengenang konser tunggalnya pada awal 2024 sebagai titik penting dalam kariernya.

“Itu kebanggaan yang luar biasa. Tidak semua musisi, bahkan yang kuliah musik, bisa punya intimate concert. Itu menambah kepercayaan diri saya,” katanya.

Menutup sesi wawancara, Alga mengapresiasi Pameran Pendidikan UNJ 2025 yang melibatkan alumni sebagai pengisi acara dan narasumber.

“Bagus sekali semua narasumber dan penghibur adalah alumni UNJ. Kampus harus terus merangkul alumni yang sudah profesional di bidangnya. Itu membuat kami merasa tetap punya ikatan dengan kampus,” ujarnya.

Dengan hadirnya musisi seperti Nyong Alga, Pameran Pendidikan UNJ 2025 tidak hanya menjadi ajang edukasi, tetapi juga inspirasi bagi mahasiswa dan pengunjung.