Asep Rudi Casmana: Dari Mahasiswa Berprestasi UNJ hingga Mendapat Beasiswa LPDP S2 dan S3 di Inggris

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Tutup PKKMB 2025, Lebih dari…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pembekalan Keprotokolan Duta UNJ untuk Meningkatkan Profesionalisme Representasi Universitas

Perkuat Link and Match, FPsi UNJ Gelar Employer Meeting untuk Siapkan Lulusan Psikologi Future Ready

Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Dampak Internasional

Employer Meeting FEB UNJ 2026, Dorong Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah untuk Siapkan Lulusan Tangguh dan Berkualitas

Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNJ Selenggarakan Konferensi Internasional, Pendidikan Era Digital Jadi Fokus Pembahasan

Jakarta, 3 Februari 2025 – Asep Rudi Casmana, S.Pd., MA., adalah sosok inspiratif yang telah menorehkan prestasi gemilang sejak masa kuliahnya di Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Alumni program S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) UNJ tahun 2014 ini berhasil meraih gelar mahasiswa berprestasi UNJ peringkat kedua pada tahun 2012. Tidak berhenti di situ, Asep juga berhasil mendapatkan beasiswa S2 dan S3 dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan studinya di Inggris.

Perjalanan Asep menuju pencapaian ini bukanlah sebuah kebetulan. Sejak awal masuk UNJ pada tahun 2010, ia sudah merencanakan langkah-langkah strategis untuk mencapai tujuannya. Salah satu motivasi utamanya memilih UNJ adalah untuk mendapatkan pengalaman dan eksposur internasional, mengingat Jakarta sebagai ibu kota negara merupakan pintu gerbang menuju berbagai peluang global.

Pada tahun 2011, Asep aktif mengikuti berbagai seminar dan workshop yang diselenggarakan oleh UNJ terkait program-program pertukaran pelajar ke mancanegara. Kesempatan pertama untuk merasakan pengalaman internasional datang ketika ia mengikuti kompetisi mahasiswa berprestasi dan berhasil meraih juara kedua se-UNJ pada tahun 2012. Prestasi ini membuka pintu bagi Asep untuk mengikuti berbagai program internasional.

Negara pertama yang dikunjungi Asep adalah Malaysia melalui program “Volunterism Teaching Indonesian Students” di Sarawak. Pengalaman ini diikuti dengan partisipasinya dalam berbagai program konferensi pemuda di Singapura, Thailand, Filipina, hingga ke Eropa melalui program “Exploring Legal Culture” yang merupakan kerja sama antara UNJ dan University of Leipzig, Jerman.

Setelah menyelesaikan studi S1 di UNJ, impian Asep untuk terus belajar ke luar negeri tidak pernah pudar. Ia memilih Inggris sebagai tujuan berikutnya karena negara ini dikenal sebagai pusat peradaban dan sangat menjunjung tinggi etika akademik. Melalui beasiswa LPDP, pada tahun 2016-2017, Asep berhasil memperoleh gelar magister bidang Global and International Citizenship Education dari University of York, UK. York, sebagai kota bersejarah, memiliki beberapa profesor yang fokus pada bidang pendidikan kewarganegaraan global, sehingga kampus ini sangat sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuninya.

Pada tahun 2023, Asep kembali diberikan kepercayaan dan kesempatan oleh LPDP untuk melanjutkan studi S3 bidang Global Citizenship Education di University of York, di kampus yang sama. Meskipun sudah menjelajah ke berbagai negara melalui program internasional, keinginan Asep tetap mengabdi di Indonesia. Pada tahun 2021, ia berhasil lulus seleksi CPNS Dosen di UNJ dan tercatat sebagai dosen aktif di program studi S1 PPKN.

Asep sangat yakin bahwa pencapaian ini bukanlah sesuatu yang sangat spesial, karena semua orang bisa juga memperoleh kesempatan tersebut asalkan tetap tekun dan berusaha secara maksimal untuk mencapai tujuan tersebut. Mari kita jadikan kisah inspiratif ini sebagai refleksi dan renungan bersama agar cita-cita kita dapat tercapai.

Kisah Asep Rudi Casmana adalah bukti nyata bahwa dengan perencanaan yang matang, kerja keras, dan semangat pantang menyerah, impian untuk meraih pendidikan tinggi di luar negeri dapat terwujud. Semoga kisah inspiratif ini dapat memotivasi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi dan mengejar mimpi mereka