Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan kerja dari Badan Pusat Statistik Republik Indonesia (BPS RI) di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Lantai 2, pada Kamis, 19 Februari 2026. Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo, bersama Sekretaris Utama Zulkipli, Deputi Bidang Statistik Sosial Nashrul Wajdi, serta jajaran kepala biro, kepala bagian manajemen risiko, dan perwakilan staf BPS RI. Rombongan disambut hangat oleh Rektor UNJ, Prof. Komarudin yang didampingi para wakil rektor, Dekan FMIPA, Wakil Dekan Bidang III FEB, dan Kepala Kantor Humas dan Informasi Publik UNJ.
Dalam pertemuan tersebut, Sonny menegaskan bahwa BPS RI membawa misi strategis untuk membangun kolaborasi berkelanjutan antara lembaga statistik nasional dan perguruan tinggi.
“Kami ingin mengintegrasikan kekuatan akademik UNJ dengan statistik resmi BPS agar menghasilkan rekomendasi kebijakan yang kredibel dan berdampak luas. Kolaborasi ini bukan hanya memperkuat reputasi UNJ, tetapi juga memantapkan posisi BPS sebagai kantor statistik nasional bertaraf internasional,” ujar Sonny.

Ia juga menambahkan bahwa BPS membuka peluang pembentukan pusat keunggulan bersama dalam bidang statistik sosial, kependudukan, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk penguatan dialog kebijakan berbasis data.
“Kebijakan publik yang kuat harus bertumpu pada data yang akurat dan analisis yang tajam. Kami melihat UNJ memiliki kapasitas akademik yang mumpuni untuk menjadi mitra strategis dalam riset dan pengembangan statistik sosial,” tambahnya.
Sinergi tersebut juga mencakup pengembangan talenta mahasiswa dan dosen melalui program kepemimpinan data, kemah data statistik, serta perluasan magang tematik. Mahasiswa UNJ berpeluang terlibat langsung sebagai petugas pendataan profesional dalam survei strategis BPS. Selain itu, kolaborasi diarahkan pada pengabdian masyarakat berbasis data, termasuk pendampingan desa/kelurahan serta edukasi publik menjelang Sensus Ekonomi 2026.
Menanggapi paparan tersebut, Prof. Komarudin menyampaikan apresiasi dan komitmen penuh UNJ untuk menindaklanjuti kerja sama secara konkret.

“UNJ memandang data sebagai fondasi penting dalam pengambilan keputusan, baik di tingkat institusi maupun nasional. Karena itu, kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat tridarma perguruan tinggi berbasis data dan riset yang berdampak,” tegas Prof. Komarudin.
Rangkaian pertemuan ditutup dengan peninjauan fasilitas Pojok Statistik di lingkungan kampus UNJ sebagai simbol penguatan literasi dan akses data di kalangan sivitas akademika.
Melalui pertemuan ini, UNJ dan BPS RI tidak hanya membangun jejaring kelembagaan, tetapi juga meneguhkan komitmen bersama untuk menghadirkan kebijakan publik yang lebih presisi, inklusif, dan berkelanjutan melalui pemanfaatan data yang akurat dan bertanggung jawab. Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kemitraan jangka panjang yang memperkuat peran akademisi dalam mendukung pembangunan nasional berbasis bukti.
