Bangkitkan Semangat Kepemudaan, UNJ Gelar Upacara Peringatan Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Rayhan dan Adelio Raih Gelar Mawapres…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Kawal Karier Dosen Menuju Kampus Unggul, UNJ Selenggarakan Bimtek Layanan Profesi Berbasis Regulasi Terbaru

Kunjungi UNJ, BNN Ajak Kolaborasi Perkuat Pencegahan Narkotika di Lingkungan Pendidikan

Konsistensi Inovasi dan Publikasi Angkat UNJ ke Peringkat 2.148 Dunia dan 32 Nasional Versi Webometrics 2026

Perkuat Jejaring Global Calon Guru, FBS UNJ Sambut Delegasi Internasional SEA Teacher Batch 11 Tahun 2026

Teguhkan Kebersamaan dalam Semangat Idulfitri, UNJ Gelar Halalbihalal

Jakarta, Humas UNJ — Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 pada Selasa, 28 Oktober 2025. Kegiatan ini berlangsung di Aula Latief Hendraningrat, Kampus A UNJ, dan diikuti oleh sivitas akademika UNJ.

Dalam upacara tersebut, Sekretaris Universitas, Prof. Suyono, bertindak sebagai pembina upacara sekaligus membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, yang mengusung tema “Pemuda-Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu.” Tema ini menegaskan kembali semangat komitmen kebangsaan yang telah dirintis sejak peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928.

“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Prof. Suyono saat membacakan pidato.

Pidato tersebut juga menekankan pentingnya komitmen kebangsaan dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersikap tangguh dan berani dalam menghadapi tantangan zaman yang bergerak cepat.

“Kita harus percaya, di setiap kampung, di setiap kota, masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Itulah kekuatan bangsa kita. Kita butuh pemuda yang patriotik, gigih, dan memiliki empati, yang mencintai tanah air melalui tindakan nyata, yang tetap berdiri ketika badai datang,” tegasnya.

Lebih lanjut, pidato tersebut juga menyampaikan pesan dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mengajak generasi muda untuk tidak takut bermimpi besar dan tidak takut gagal. “Kalian bukan pelengkap sejarah, melainkan penentu sejarah berikutnya,” kutip Prof. Suyono.

“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, saya ucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Mari kita jaga api perjuangan ini. Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,” tutupnya.

Upacara peringatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk mahasiswa asal Mappi, Papua Selatan, dan mahasiswa internasional.