Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Tinggi Sekolah Pascasarjana (Prodi S2 MPT SPs) menyelenggarakan Diskusi Panel bertajuk “Agile Leadership: Kunci Sukses UMKM dan Komunitas di Era Digital”. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi tugas akhir Mata Kuliah Kepemimpinan dan Manajemen Perubahan yang dibimbing oleh dosen pengampu, Desi Rahmawati. Acara berlangsung di Lantai 3 Gedung Kelurahan Cipinang Besar Utara, Jakarta Timur, dan diikuti oleh berbagai unsur masyarakat.
Diskusi panel ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kepemimpinan adaptif (agile leadership), strategi pengembangan usaha, legalitas usaha melalui Online Single Submission (OSS) dan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pemasaran dan pengembangan usaha. Peserta kegiatan terdiri atas ibu-ibu PKK, pelaku UMKM pemula, pengurus RT, Karang Taruna, serta warga Jakarta Timur yang memiliki minat dan potensi dalam bidang kewirausahaan.

Kegiatan diawali dengan laporan Ketua Pelaksana, Muhamad Sunandar, yang menyampaikan bahwa transformasi digital dan perubahan lingkungan bisnis yang cepat menuntut pelaku usaha serta komunitas untuk memiliki kemampuan beradaptasi dan berinovasi secara berkelanjutan.
Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Koordinator Program Studi S2 MPT SPs UNJ, Prof. Neti Karnati, yang mewakili dosen pengampu mata kuliah Kepemimpinan dan Manajemen Perubahan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, penelitian, inovasi, dan pengabdian.

“Mahasiswa perlu hadir di tengah masyarakat untuk berbagi pengetahuan dan memberikan kontribusi nyata. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat, khususnya pelaku UMKM, memperoleh wawasan baru mengenai kepemimpinan agile yang relevan dengan tantangan era digital,” ujarnya.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Lurah Cipinang Besar Utara, Andi Agung Yasser. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif UNJ yang menghadirkan ruang belajar dan berbagi pengalaman bagi masyarakat. Menurutnya, peningkatan kapasitas kewirausahaan masyarakat perlu didukung oleh pemahaman kepemimpinan yang adaptif, kemampuan memanfaatkan teknologi, serta kesadaran terhadap pentingnya legalitas usaha.
Diskusi panel menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang yang memberikan perspektif komprehensif mengenai pengembangan UMKM dan komunitas. Nur Rokhim SN hadir mewakili kalangan akademisi, Yudha Mei Lukmana sebagai praktisi bisnis dari INAmikro, Devi Novita selaku Founder DENOBAG yang berbagi pengalaman membangun usaha, serta M. Zulfikar yang membahas strategi pemberdayaan UMKM dan digitalisasi usaha.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi ice breaking, diskusi interaktif, tanya jawab, serta networking session yang memungkinkan peserta berdialog langsung dengan para narasumber. Sekitar 30 peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi pengembangan usaha, pengurusan legalitas, pemasaran digital, hingga tantangan membangun usaha yang berkelanjutan.
Pelaksanaan kegiatan turut melibatkan mahasiswa Prodi S2 MPT SPs UNJ, yaitu Nurlaila, Nur Fajriah, Nina Rahman, Aditya Perdana, Vina Dwi Pratiwi, Teni Nuraini, dan Syarifah Rosy Mawalia. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan teori kepemimpinan dengan praktik pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, UNJ berharap dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola usaha dan komunitas secara lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Selain meningkatkan pemahaman mengenai kewirausahaan, legalitas, dan digitalisasi usaha, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jejaring kolaborasi yang berkelanjutan antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendukung pertumbuhan UMKM yang tangguh di era digital.