Jakarta, Humas UNJ-— Batavia Team Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan vokasi dengan menyelenggarakan kegiatan Contextual Teaching and Learning (CTL) di SMK Negeri 34 Jakarta pada Rabu, 20 Agustus 2025. Program ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual dengan menghubungkan teori pembelajaran dan praktik nyata di bidang otomotif, khususnya terkait material komposit.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama. Pemateri pertama, Cahya Endang, membawakan materi bertajuk “Composite Materials in Automotive for Energy Efficient Vehicles”. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan CTL sebagai sarana untuk memperluas wawasan siswa di luar materi pembelajaran rutin. Ia menjelaskan secara rinci berbagai jenis material komposit, karakteristik kekuatannya, serta penerapannya dalam industri otomotif modern, khususnya pada kendaraan hemat energi.
“Saya merasa senang bisa berbagi pengetahuan kepada siswa, apalagi tentang material komposit yang memang sedang berkembang dalam dunia otomotif. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga bisa mengaitkan ilmu tersebut dengan teknologi kendaraan hemat energi yang saat ini banyak dikembangkan,” ujar Cahya Endang.

Narasumber kedua, Saeful Anwar, yang juga merupakan alumni Batavia Team UNJ, memandu sesi praktikum pembuatan dummy kendaraan hemat energi. Ia menilai keterlibatan siswa dalam praktik nyata sangat penting untuk menumbuhkan kreativitas dan semangat belajar.
“Saya melihat semangat siswa sangat luar biasa ketika mencoba membuat dummy kendaraan hemat energi. Dengan adanya kegiatan ini, mereka bukan hanya mendengar penjelasan, melainkan juga terjun langsung ke prosesnya. Itu yang membuat pembelajaran lebih bermakna. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut karena dampaknya terasa langsung bagi keterampilan siswa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan CTL ini, Batavia Team UNJ berupaya menghadirkan pembelajaran yang bermakna, tidak hanya memperkuat pemahaman teori, tetapi juga mengasah keterampilan praktis siswa. Para narasumber menekankan pentingnya menjadikan pengalaman belajar relevan dan aplikatif, sekaligus memperluas wawasan siswa mengenai tantangan dan peluang dalam pengembangan teknologi kendaraan hemat energi.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi otomotif di masa depan.