BP3 UNJ dan UAD Jalin Kerja Sama Kelembagaan melalui Pelatihan Applied Approach

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Kisah Rossa Farahdiba Ramadhanti, Lulusan Tata…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Dukung Penguatan Internasionalisasi, UNJ dan MIICA lakukan Penandatanganan Collaboration Agreement

FIKK UNJ Berbagi, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan

UNJ Dorong Desa Bulak Indramayu Jadi Desa Wisata Mandiri

UNJ Gelar Grand Final Pilmapres 2026, Ini Daftar Juaranya!

Pesantren 1000 Cahaya Ramadhan, Wujud Kepedulian Sosial dan Pembinaan Karakter Mahasiswa UNJ

Jakarta, Humas UNJ-8 September 2025 — Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran Universitas Negeri Jakarta (BP3 UNJ) menjalin kerja sama kelembagaan dengan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dalam penyelenggaraan Program Applied Approach (AA). Kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dosen dan mutu pembelajaran di perguruan tinggi.

Program AA yang dilaksanakan secara daring pada 8–12 September 2025 ini diikuti oleh para dosen UAD yang juga menjabat sebagai pimpinan di lingkungan universitas, antara lain Rektor, Wakil Rektor, Kepala Lembaga, Kepala Biro, dan Ketua Program Studi.

Acara pembukaan dihadiri oleh Rektor UAD Prof. Muchlas, para Wakil Rektor UAD, serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Turut hadir Kepala BP3 UNJ Prof. Johansyah Lubis, Kepala LPP UAD, jajaran koordinator pusat, serta 21 peserta dari berbagai fakultas di UAD.

Dalam sambutannya, Prof. Johansyah menyampaikan bahwa tujuan utama Program Applied Approach adalah meningkatkan kompetensi pedagogis dosen agar mampu menerapkan konsep teoritis ke dalam praktik pengajaran yang inovatif, mengembangkan sumber belajar, dan melaksanakan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.

Sementara itu, Rektor UAD Prof. Muchlas menekankan pentingnya sinergi antarperguruan tinggi dan menyampaikan apresiasi kepada UNJ atas fasilitasi yang diberikan dalam pelaksanaan program ini.

“Semangat untuk terus belajar dan berinovasi adalah kunci keberhasilan kita sebagai dosen. Semoga kerja sama ini dapat berlanjut dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi lainnya,” ujarnya.

Prof. Ifan Iskandar menambahkan bahwa UNJ tidak berada dalam posisi mengajar para dosen UAD, melainkan mendampingi penyampaian materi baru yang telah ditetapkan oleh Kementerian. UNJ sendiri telah lebih dahulu memperoleh lisensi untuk pelatihan tersebut.

“Kami terus memutakhirkan materi pelatihan, baik dalam kegiatan Training of Trainers, Pekerti, maupun Applied Approach. Dengan perubahan yang cepat dalam dunia pendidikan, kita perlu melakukan reskilling dan upskilling agar profesionalisme pendidik terus berkembang,” tutup Prof. Ifan dalam sambutannya.

Kontributor: BP3 UNJ