Dekan FISH UNJ Dorong Diplomasi Intelektual dan Perdamaian Global melalui Forum Internasional Dialog Antar-Peradaban

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Dipercaya Unhan RI Selenggarakan…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Bahas Kerja Sama Penelitian, Pengabdian, dan Publikasi Ilmiah, LPPM UNJ Terima Kunjungan Studi Banding Unhan

Dekan Fakultas Psikologi UNJ Raih Best Paper Award pada SPENEX 2026

UNJ Kembali Dipercaya Unhan RI Selenggarakan PEKERTI untuk Penguatan Kompetensi Pedagogik Dosen

FIKK UNJ dan Polda Metro Jaya Jalin Kerja Sama untuk Penguatan Pendidikan, Riset, dan Pengembangan SDM

FIKK UNJ Terima Apresiasi Polda Metro Jaya atas Peran dalam Seleksi Penerimaan Anggota Polri 2026

Jakarta, Humas UNJ – Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia melalui partisipasi aktif pada forum internasional. Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) UNJ sekaligus Anggota Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional (HLNKI) MUI Pusat, Firdaus Wajdi, menghadiri peringatan International Day for Dialogue among Civilizations yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, serta Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Jakarta.

Forum internasional tersebut menjadi ruang strategis yang mempertemukan unsur pemerintah, parlemen, tokoh agama, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan perwakilan negara-negara sahabat untuk memperkuat komitmen kolektif dalam membangun perdamaian global melalui dialog, kerja sama, dan penghormatan terhadap keberagaman peradaban di tengah meningkatnya dinamika geopolitik dunia.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, Ketua HLNKI MUI Pusat, Bunyan Saptomo, Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, serta para duta besar dan perwakilan negara sahabat.

Kehadiran Firdaus Wajdi dalam forum tersebut menegaskan peran aktif FISH UNJ dalam mengambil bagian pada berbagai diskursus global yang berkaitan dengan perdamaian, kemanusiaan, demokrasi, dialog lintas budaya, serta pembangunan peradaban yang inklusif dan berkelanjutan. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis dalam membangun ruang dialog yang sehat dan produktif di tengah keberagaman masyarakat dunia.

“Dialog antar-peradaban merupakan instrumen penting untuk membangun saling pengertian, mengurangi prasangka, serta memperkuat kerja sama antarbangsa. Sebagai institusi pendidikan tinggi, FISH UNJ memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk mengembangkan tradisi keilmuan yang mendorong toleransi, penghormatan terhadap perbedaan, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan universal,” ujar Firdaus Wajdi.

Ia menambahkan bahwa perdamaian dunia tidak hanya dibangun melalui diplomasi politik dan hubungan antarnegara, tetapi juga melalui pendidikan, riset, dan penguatan literasi kebudayaan yang mampu menjembatani berbagai perbedaan sosial, agama, dan budaya.

Dalam berbagai sesi diskusi, para peserta forum menegaskan pentingnya memperkuat kontribusi Indonesia sebagai negara yang memiliki pengalaman panjang dalam mengelola keberagaman. Nilai-nilai Pancasila dinilai relevan sebagai fondasi dalam membangun moderasi, persaudaraan, dan harmoni sosial di tengah tantangan global yang semakin kompleks.

Partisipasi FISH UNJ dalam forum internasional ini sejalan dengan visi UNJ sebagai perguruan tinggi yang unggul, bereputasi global, dan berdampak bagi masyarakat. Selain memperkuat jejaring strategis dengan berbagai lembaga nasional dan internasional, keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya internasionalisasi fakultas dalam memperluas kolaborasi akademik, riset, dan pertukaran gagasan lintas negara.

Melalui keterlibatan aktif dalam forum-forum global seperti International Day for Dialogue among Civilizations, FISH UNJ berharap dapat terus menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun budaya damai, memperkuat solidaritas kemanusiaan, serta melahirkan gagasan dan kolaborasi yang mendukung terciptanya dunia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang.