Dengan Kursi Roda, Orang Tua Wisudawan Puji Aksesibilitas dan Pelayanan Ramah di Wisuda UNJ 2025

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Muhammad Zacky Alfatah, Mahasiswa UNJ yang…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

9 Duta Besar Hadiri Pertemuan Francophonie 2026, UNJ Fokus Perkuat Kerja Sama Internasional

Pemeringkatan Internasional UNJ Terus Melesat, Kini Masuk Peringkat 801+ versi THE Asia University Ranking

UNJ Akselerasi SDGs ke-3 melalui Penguatan Ekosistem Kampus Sehat Mental lewat Sosialisasi PLPBK dan Pelatihan PFA

Wisudawan Terbaik Doktor UNJ Raih IPK 4.00, Dewi Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Integritas

UNJ dan PT Happy Lab Indonesia Jalin Kerja Sama untuk Kembangkan Talenta Kreator Digital Mahasiswa yang Inovatif dan Kompetitif

Jakarta, Humas UNJ – Pelaksanaan wisuda Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Tahun Akademik 2024/2025 Semester Genap Gelombang Pertama di Sesi Kedua yang digelar pada 7 Oktober 2025 di Gedung Olahraga (GOR) UNJ mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk orang tua wisudawan. Salah satunya adalah Aprina, orang tua dari wisudawan Program Studi Sarjana Terapan Rekayasa Manufaktur, Fakultas Teknik.

Aprina mengaku bangga dan terharu atas pelaksanaan wisuda yang menurutnya sangat ramah dan inklusif. Ia hadir menggunakan kursi roda dan sempat merasa khawatir akan kesulitan menjangkau lokasi acara. Namun, kekhawatirannya sirna setelah merasakan kemudahan akses menuju lantai tiga tempat prosesi wisuda berlangsung.

“Akses saya menuju tempat ini di lantai tiga sangat mudah dengan menggunakan kursi roda,” ujarnya.

Sejak awal kedatangan, Aprina disambut oleh tim keamanan yang kemudian mengarahkannya ke gedung acara. Di depan GOR, ia kembali disambut oleh panitia yang dengan sigap membantunya menuju lift dan mengantarkannya ke ruang tunggu orang tua wisudawan.

“Pelayanannya luar biasa. Saya tidak perlu turun dari kursi roda dari awal hingga selesai acara. Pokoknya jos!” katanya sambil tersenyum.

Aprina juga mengapresiasi fleksibilitas yang diberikan kepada orang tua wisudawan, yakni pilihan untuk menyaksikan prosesi wisuda secara langsung dari tribun GOR atau melalui layar siaran langsung di dalam gedung.

Ia menilai prosesi wisuda berlangsung dengan penuh haru dan kebahagiaan. “Dari tadi saya melihat pelaksanaan wisuda sambil menangis bahagia. Pokoknya senang sekali,” ungkapnya.

Di akhir wawancara, Aprina menyampaikan pesan kepada para alumni UNJ agar menjaga nama baik kampus dan terus meningkatkan kualitas diri di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat.

“Jangan sampai nama kampus kita tercoreng. Bawa nama universitas agar terus unggul,” pesannya.