Jakarta, Humas UNJ – Prosesi Wisuda Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Semester Genap Tahun Akademik 2024/2025 gelombang pertama sesi keempat yang berlangsung di Gedung Olahraga UNJ pada Kamis, 9 Oktober 2025, tidak lepas dari peran penting tim medis yang senantiasa siaga menjaga kesehatan dan keselamatan seluruh peserta.
Kepala Klinik Pratama UNJ sekaligus Ketua Tim Kesehatan Wisuda, dr. Rully, menyampaikan bahwa tim medis bertugas memastikan kondisi kesehatan peserta wisuda, termasuk panitia, mahasiswa, dan orang tua wisudawan, tetap terjaga selama acara berlangsung.
“Selama prosesi wisuda, kami menangani cukup banyak pasien dengan berbagai keluhan kesehatan. Pasien internal seperti panitia dan pembawa acara, serta pasien eksternal seperti mahasiswa dan orang tua yang hadir,” ujar dr. Rully.
Keluhan yang ditangani tim medis antara lain pusing, lemas, maag, hingga serangan asma. Dalam kasus serangan asma, tim medis segera memberikan pertolongan dengan menyiapkan oksigen dan obat-obatan. “Setelah diberi perawatan dan istirahat, pasien dapat pulih dan kembali mengikuti acara,” tambahnya.
Tim medis yang bertugas terdiri atas dua dokter utama, tiga perawat, dua petugas pramu, serta empat anggota Korps Sukarela (KSR-UNJ). Mereka bekerja secara terkoordinasi untuk memastikan pelaksanaan wisuda berjalan dengan aman dan sehat.
Selain itu, dr. Rully menjelaskan bahwa jika terdapat pasien yang perlu dirujuk, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan Rumah Sakit Antam yang berlokasi tidak jauh dari kampus UNJ. “Kami biasa merujuk ke sana. Karena sudah saling mengenal, mereka cepat tanggap, apalagi rumah sakit tersebut juga menerima pasien BPJS,” jelasnya.
Posko medis juga dilengkapi dengan dua unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat. Dari sisi peralatan dan obat-obatan, persiapan dinilai lengkap. “Kami menyediakan obat-obatan dasar seperti obat sakit kepala, obat maag, minyak angin, hingga vitamin yang sebelumnya juga telah didistribusikan kepada peserta,” tutup dr. Rully.