Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UNJ Gelar FGD Untuk Bahas Strategi Mahasiswa Berdaya Saing dan Berdampak

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Kembali Pertahankan Predikat “Badan Publik…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Comdev Program EQUITY UNJ Hadirkan Trauma Healing bagi Siswa di Daerah Rawan Bencana Cianjur

FT UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Revitalisasi Kurikulum Berbasis OBE dan Kebutuhan Dunia Kerja

FEB UNJ Jajaki Peluang Kerja Sama Internasional dalam Pertemuan Strategis dengan Kedutaan Prancis

FBS UNJ Gelar Employer Meeting 2026, Perkuat Kolaborasi Industri untuk Cetak Lulusan Adaptif dan Kompetitif

Jakarta, Humas UNJ – Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Bidang Kemahasiswaan dengan tema utama “Kurikulum Kemahasiswaan, PKKMB, dan Program Kemdiktisaintek Berdampak,” khususnya yang berfokus pada kegiatan pengabdian masyarakat oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kegiatan FGD ini dilaksanakan pada Kamis, 17 Juli 2025 di Aula Latif Hendraningrat, Kampus A UNJ. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan OPMAWA dan ORMAWA dari tingkat universitas hingga program studi. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh para Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni serta Koordinator Layanan dari seluruh fakultas di lingkungan UNJ.

FGD dibuka secara resmi oleh Prof. Ifan Iskandar selaku Wakil Rektor UNJ Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni. Dalam sambutannya, Prof. Ifan Iskandar menegaskan pentingnya transformasi kegiatan kemahasiswaan agar tidak hanya menjadi aktivitas seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap capaian akademik dan kontribusi sosial mahasiswa.

“Kita mendorong agar program BEM benar-benar berdampak, terutama dalam aspek pengabdian masyarakat. Kegiatan kemahasiswaan ke depan harus terstruktur dan terintegrasi dengan kurikulum, serta menjadi bagian dari proses pembentukan kompetensi mahasiswa,” ujar Prof. Ifan.

Sementara itu Yasep Setiakarnawijaya selaku Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ mengatakan bahwa melalui FGD ini, Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni berharap dapat merumuskan langkah-langkah sinergis antara unit akademik dan kemahasiswaan dalam mengintegrasikan pembinaan mahasiswa dengan penguatan prestasi, karakter, dan daya saing lulusan UNJ di tingkat nasional maupun internasional, ujar Yasep.

Diskusi berlangsung dinamis dan membahas strategi penguatan kurikulum kemahasiswaan, implementasi PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru) yang relevan dengan nilai-nilai UNJ, serta pengembangan program Kemdiktisaintek Berdampak yang melibatkan mahasiswa secara aktif dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.