JAKARTA, Humas UNJ – Karya sastra dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali memperoleh apresiasi di tingkat nasional. Buku Gaza: Suatu Malam di Jakarta karya Helvy Tiana Rosa, dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS), meraih penghargaan Book of the Year pada ajang IKAPI Awards 2026.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Opening Ceremony Indonesia International Book Fair (IIBF) 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 30/9/26, di Assembly Hall, Jakarta International Convention Center (JCC), Jakarta. IKAPI Awards merupakan bentuk apresiasi Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) kepada penulis, pegiat literasi, dan insan perbukuan yang berkontribusi dalam pengembangan industri penerbitan dan budaya literasi di Indonesia.
Buku Gaza: Suatu Malam di Jakarta diusulkan oleh Pustaka Obor Indonesia dan terpilih sebagai Book of the Year dalam IKAPI Awards 2026. Buku yang diterbitkan pada 2026 tersebut merupakan kumpulan cerpen yang mengangkat pengalaman dan persoalan kemanusiaan Palestina melalui karya sastra.

Buku tersebut menghimpun 18 cerpen bertema Palestina. Melalui cerita-cerita yang mengambil latar dan pengalaman manusia di Palestina serta berbagai ruang yang berkaitan dengan isu tersebut, Helvy menghadirkan Palestina tidak semata sebagai persoalan geopolitik, tetapi juga sebagai ruang kesaksian mengenai kehidupan, ingatan, kehilangan, dan kemanusiaan.
Bagi Helvy, karya tersebut merupakan bagian dari perjalanan kepenulisannya dalam menghadirkan isu Palestina melalui sastra. Sejak akhir dekade 1980-an, ia telah menjadikan Palestina sebagai salah satu ruang kesaksian kreatif dalam berbagai bentuk karya, mulai dari puisi, cerpen, novel, hingga karya lintas medium.
Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus menghadirkan karya sastra yang memiliki relevansi sosial dan kemanusiaan.
“Penghargaan ini tentu menjadi kebahagiaan sekaligus amanah. Bagi saya, sastra memiliki kemampuan untuk membangun jembatan empati dan mempertemukan manusia melalui cerita. Semoga buku ini dapat membuat semakin banyak pembaca mengenal Palestina melalui kisah-kisah manusia di dalamnya dan menjadikan sastra sebagai ruang untuk merawat ingatan serta nilai-nilai kemanusiaan,” tambahnya.
Rektor UNJ, Prof. Komarudin, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Helvy. Menurutnya, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kontribusi sivitas akademika UNJ tidak hanya hadir melalui bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga melalui karya kreatif yang memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Penghargaan IKAPI Awards yang diraih Helvy Tiana Rosa merupakan capaian yang membanggakan bagi UNJ. Karya ini menunjukkan bahwa kepakaran dosen dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk kontribusi, termasuk melalui sastra yang mengangkat nilai-nilai kemanusiaan dan memperluas ruang dialog di tengah masyarakat,” ujar Prof. Komarudin.
Ia menambahkan bahwa prestasi tersebut sejalan dengan komitmen UNJ untuk terus mendorong sivitas akademika menghasilkan karya yang berkualitas, berdampak, dan memiliki jangkauan lebih luas.
“UNJ akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi dosen untuk berkarya, berinovasi, dan menghasilkan karya yang tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga memberikan manfaat sosial serta memperkuat reputasi UNJ di tingkat nasional dan internasional,” tambahnya.
Selain Gaza: Suatu Malam di Jakarta, Helvy juga telah menghasilkan berbagai karya sastra dalam beragam genre. Pada 2025, ia meraih Gold Winner Anugerah Saintek pada kategori Ilmuwan Senior Terbaik Bidang Inovasi Sosial Humaniora. Capaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, sastra, dan inovasi sosial humaniora.
Raihan Book of the Year pada IKAPI Awards 2026 menambah deretan apresiasi terhadap karya sivitas akademika UNJ sekaligus memperkuat kontribusi FBS UNJ dalam pengembangan sastra Indonesia. Melalui karya kreatif, penelitian, dan pendidikan, UNJ terus mendorong penguatan ekosistem akademik yang mampu memberikan dampak bagi masyarakat serta memperluas kontribusi Indonesia dalam percakapan kebudayaan global.