BANDUNG, Humas UNJ – Perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin aktif telah mendorong meningkatnya permintaan terhadap berbagai produk pendukung aktivitas olahraga. Kondisi ini menghadirkan peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan produk yang tidak hanya memiliki fungsi, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan konsumen dari sisi desain, kenyamanan, dan identitas. Menangkap peluang tersebut, dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ) memberikan pendampingan kepada UMKM OTHERSIDE di Kabupaten Bandung dalam mengembangkan produk custom berbasis tren pasar olahraga.
Program bertajuk Pendampingan Pengembangan Produk Custom Berbasis Tren Pasar Segmen Olahraga pada UMKM OTHERSIDE ini dilaksanakan pada 3 April 2026 di Kampung Rancakasiat, Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat FIKK UNJ yang bertujuan memperkuat daya saing UMKM melalui pemanfaatan pengetahuan, inovasi, dan pendekatan berbasis kebutuhan pasar.
Tim pengabdian dipimpin oleh Ayu Purnama Wenly yang bersama tim dosen FIKK UNJ mendampingi pelaku usaha dalam mengembangkan lima produk utama OTHERSIDE, yaitu tas laptop, totebag, dompet, handbag, dan shoe bag. Pendampingan difokuskan pada pengembangan desain, peningkatan fungsi produk, serta penyesuaian karakter produk dengan tren pasar olahraga yang terus berkembang.
Sebelum melakukan kunjungan lapangan, tim terlebih dahulu mengadakan diskusi dan koordinasi secara daring bersama pihak OTHERSIDE. Tahapan awal ini dilakukan untuk memetakan kondisi usaha, mengenali karakteristik produk yang telah dipasarkan, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, serta menggali peluang pengembangan sesuai kebutuhan pasar.
Hasil pemetaan tersebut menjadi dasar dalam penyusunan strategi pendampingan yang kemudian dilaksanakan melalui observasi langsung ke lokasi produksi. Tim meninjau proses pembuatan produk, pemilihan bahan, kualitas hasil produksi, hingga potensi inovasi yang dapat dikembangkan agar produk semakin sesuai dengan preferensi konsumen, khususnya masyarakat yang memiliki gaya hidup aktif.
Menurut Ayu Purnama Wenly, keberhasilan UMKM tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memproduksi barang, tetapi juga oleh kepekaan dalam membaca perubahan perilaku konsumen.
“Pendampingan ini tidak hanya berfokus pada pembuatan produk, tetapi bagaimana UMKM mampu membaca tren dan kebutuhan konsumen sehingga produk custom yang dihasilkan memiliki identitas, fungsi, serta daya saing yang lebih kuat di pasar,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa konsumen saat ini semakin selektif dalam memilih produk. Selain mempertimbangkan fungsi utama, mereka juga memperhatikan desain, kenyamanan penggunaan, kualitas material, hingga nilai estetika yang mencerminkan gaya hidup. Karena itu, inovasi produk menjadi faktor penting agar UMKM mampu bertahan sekaligus memperluas pangsa pasar.
Melalui pendampingan ini, tim FIKK UNJ memberikan berbagai masukan mengenai diferensiasi produk, penguatan identitas merek, penyesuaian desain dengan kebutuhan pengguna, serta strategi pengembangan produk yang memiliki nilai tambah dibandingkan produk sejenis. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membantu OTHERSIDE menghasilkan produk yang lebih kompetitif di tengah persaingan industri perlengkapan olahraga dan gaya hidup.
Selain memberikan manfaat bagi pelaku usaha, kegiatan ini juga menjadi implementasi peran perguruan tinggi dalam mentransformasikan hasil kajian akademik menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Pendampingan dilakukan dengan mengombinasikan perspektif keilmuan, analisis tren pasar, dan kondisi riil UMKM sehingga rekomendasi yang diberikan dapat diterapkan secara langsung.
Kolaborasi antara FIKK UNJ dan OTHERSIDE menunjukkan bahwa penguatan UMKM tidak selalu bergantung pada investasi besar, tetapi juga pada kemampuan mengembangkan inovasi yang sesuai dengan dinamika pasar. Dengan memahami kebutuhan konsumen secara lebih mendalam, pelaku usaha dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus memperkuat posisi produk lokal di pasar nasional.
Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, FIKK UNJ menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi berbasis inovasi. Pendampingan terhadap UMKM OTHERSIDE diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas dan daya saing produk, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi dan pelaku usaha dapat mendorong lahirnya produk lokal yang kreatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Dengan demikian, inovasi yang lahir dari UMKM diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat ekosistem industri kreatif dan ekonomi masyarakat di Indonesia.