
Jakarta, Humas UNJ — Turnamen nasional bulutangkis “Smash of Brotherhood: Road to Munas MA IPNU 2025” berlangsung meriah di Lapangan Bulutangkis Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat pada Rabu, 23 Juli 2025. Ajang ini menjadi momentum persaudaraan dan sportivitas antar anggota Nahdlatul Ulama serta kalangan akademisi yang berpartisipasi, termasuk dosen-dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang tampil gemilang.
Pasangan ganda putra Fajar Arie Mangun yang merupakan dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) dan Arpani yang merupakan dosen Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNJ berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan merebut Juara 1 setelah melalui pertandingan sengit di babak final. Kombinasi antara teknik, strategi, dan kekompakan keduanya menjadi kunci keberhasilan mengatasi lawan-lawan tangguh sepanjang turnamen.

Tak kalah membanggakan, pasangan Endang Darajat dan Aditya Zaky Mubarak, yang keduanya merupakan dosen FIKK UNJ, berhasil meraih Juara 3 setelah menampilkan performa konsisten dan penuh semangat di setiap pertandingan.
“Kami bermain bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk merawat silaturahmi dan semangat kebersamaan. Kemenangan ini menjadi bonus dari proses latihan dan solidaritas tim,” ujar Endang Darajat.
Turnamen ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju Musyawarah Nasional Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (Munas MA IPNU) tahun 2025, dengan mengusung semangat kebersamaan, sportivitas, dan regenerasi kader yang sehat secara jasmani dan rohani.
Perhelatan “Smash of Brotherhood” juga menjadi bukti nyata bahwa olahraga dapat menjadi medium pemersatu lintas profesi dan generasi. Partisipasi aktif dari kalangan akademisi seperti para dosen UNJ turut mempertegas pentingnya integrasi nilai-nilai keolahragaan dalam kehidupan sosial dan keilmuan.
Turut hadir dalam turnamen ini sejumlah tokoh alumni IPNU, pengurus MA IPNU, dan perwakilan dari berbagai kampus serta instansi, yang memberikan dukungan langsung kepada para peserta. Atmosfer penuh keakraban dan semangat kekeluargaan menyelimuti acara dari awal hingga akhir.
Dengan keberhasilan ini, nama UNJ kembali harum di panggung nasional, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam bidang olahraga dan pembangunan karakter.