Malaysia, Humas UNJ — Fakultas Psikologi Universitas Negeri Jakarta (FPsi UNJ) kembali mengukuhkan eksistensinya di tingkat internasional dengan berpartisipasi dalam 16th Biennial Conference of the Asian Association of Social Psychology (AASP) yang diselenggarakan pada 10–12 Juli 2025 di Monash University, Malaysia Campus. Konferensi dua tahunan ini menjadi forum ilmiah bergengsi bagi para akademisi dan praktisi psikologi sosial dari kawasan Asia dan dunia.

Konferensi AASP ke-16 mengusung tema besar “Psychology in Action: Building Inclusive and Sustainable Societies”. Selama tiga hari, berbagai diskusi ilmiah berlangsung dinamis, membahas peran ilmu psikologi dalam membangun masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Tema ini menjadi landasan kuat bagi para peserta dalam mengeksplorasi kontribusi psikologi terhadap tantangan global masa kini.

FPsi UNJ mengirimkan delegasi yang terdiri dari enam dosen dan satu mahasiswa pascasarjana Program Magister Psikologi FPsi UNJ. Seluruh delegasi mendapat kehormatan untuk menjadi pembicara dan mempresentasikan hasil riset terkini di bidang psikologi. Partisipasi aktif ini menegaskan komitmen FPsi UNJ dalam membangun kolaborasi lintas negara sekaligus memperkuat kontribusi Indonesia dalam wacana keilmuan global.
Salah satu presentasi yang menarik perhatian luas datang dari Anggi Mayangsari, dosen muda FPsi UNJ yang membawakan topik “Intergenerational Trauma” dalam konteks keluarga penyintas kekerasan. Dalam pemaparannya, Anggi mengulas bagaimana trauma psikologis dapat diwariskan secara transgenerasional serta menekankan urgensi pendekatan klinis berbasis budaya untuk memutus rantai trauma tersebut. Presentasi ini mendapat respons positif dari peserta konferensi, mengingat relevansinya dengan isu-isu sosial kontemporer serta pendekatannya yang berpijak pada kearifan lokal.
Pada kesempatan ini, Gumgum Gumelar selaku Dekan FPsi UNJ mengatakan bahwa kehadiran FPsi UNJ dalam forum ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi kampus yang konsisten dikembangkan selama beberapa tahun terakhir. FPsi UNJ terus berupaya memperluas jejaring akademik internasional serta meningkatkan kapasitas riset dosen dan mahasiswa melalui partisipasi aktif di konferensi global. Melalui keikutsertaan ini, FPsi UNJ menegaskan komitmennya untuk mengembangkan ilmu psikologi yang relevan dengan konteks sosial budaya Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan masyarakat global yang lebih inklusif dan berkelanjutan, ungkap Gumgum Gumelar.