FBS UNJ dan Dinas Kebudayaan DKI Bersinergi Majukan Budaya Betawi

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Tutup PKKMB 2025, Lebih dari…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Pembekalan Keprotokolan Duta UNJ untuk Meningkatkan Profesionalisme Representasi Universitas

Perkuat Link and Match, FPsi UNJ Gelar Employer Meeting untuk Siapkan Lulusan Psikologi Future Ready

Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan Komitmen Akuntabilitas dan Dampak Internasional

Employer Meeting FEB UNJ 2026, Dorong Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah untuk Siapkan Lulusan Tangguh dan Berkualitas

Prodi Pendidikan Masyarakat FIP UNJ Selenggarakan Konferensi Internasional, Pendidikan Era Digital Jadi Fokus Pembahasan

Jakarta, Humas UNJ— Pusake Betawi Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Jakarta (FBS UNJ) bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Pemajuan Kebudayaan Betawi dalam Mewujudkan Jakarta sebagai Kota Global” pada Rabu, 3 Desember 2025, di Fieris Hotel, Rawamangun, Jakarta Timur.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Kerja Sama dan Bisnis UNJ, Rahmat Darmawan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNJ, Linda Zakiah.

Pada kesempatan ini, Rahmat Darmawan dalam sambutannya menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata nasional dengan tetap menjaga kekayaan budaya lokal.

“Budaya Betawi merupakan bagian penting dari identitas Jakarta yang harus terus diperkuat,” ungkapnya.

Hadir pula Kepala Bidang Pengembangan Kebudayaan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Arista Nurbaya, yang menegaskan bahwa potensi wisata Indonesia yang luas harus selaras dengan upaya pelestarian budaya daerah agar tetap relevan dan lestari.

Seminar ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang riset, yaitu Herry Yogaswara dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Prof. Melanie Budianta. Para peserta mengikuti pemaparan materi dengan antusias.

Setelah sesi pemaparan, peserta luring melanjutkan kegiatan dalam Plenary Session yang terbagi ke dalam tiga ruang. Pada sesi ini, peserta mempresentasikan hasil penelitian mereka secara bergiliran.

Melalui kegiatan ini, Pusake Betawi FBS UNJ dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta berharap dapat memperkuat kerja sama antara lembaga, akademisi, dan masyarakat dalam memajukan budaya Betawi. Seminar ini menjadi momentum penting untuk berbagi wawasan sekaligus mendorong langkah nyata dalam memperkokoh budaya Betawi sebagai bagian dari visi Jakarta menuju kota global.