Jakarta, Humas UNJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) melalui Program Studi S1 Manajemen terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Workshop Manajemen Event Ekoeduwisata dan Budaya bertema “Dari Potensi Lokal Menuju Paket Wisata Profesional Berbasis SDGs 8” yang diselenggarakan di KTH 5 Urban Farming, Kampung Jatinegara Kaum, Jakarta Timur, pada Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola wisata di Kelompok Tani Hutan (KTH) Rumah Kaum Jayakarta dalam merancang paket wisata yang profesional, berkelanjutan, serta mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat. Workshop menjadi bagian dari upaya memperkuat wisata edukasi berbasis lingkungan dan budaya yang selama ini berkembang di kawasan Jatinegara Kaum.
Tim pengabdian masyarakat terdiri atas dosen Program Studi S1 Manajemen FEB UNJ, yaitu Rhamdalia Fanny Gustaji, Rizaldi Mu’min, Despinur Dara, Tia Permata Juwita, dan Vina Pebianti. Kegiatan juga menghadirkan Managing Director Akseleraksi, Gilang Bagaskara, sebagai narasumber yang memberikan pelatihan mengenai perhitungan Harga Pokok Penjualan (HPP) serta penyusunan paket wisata yang efektif dan berkelanjutan.
Ketua tim pengabdian, Rhamdalia Fanny Gustaji, menjelaskan bahwa Kampung Jatinegara Kaum memiliki karakteristik budaya yang unik, salah satunya penggunaan bahasa Sunda yang masih lestari dalam kehidupan sehari-hari. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik wisata edukasi budaya yang melengkapi kekuatan wisata lingkungan yang telah berkembang.
“Hasil diskusi bersama pengurus KTH Rumah Kaum Jayakarta menunjukkan bahwa pengelola membutuhkan penguatan kapasitas dalam menghitung HPP paket wisata. Kemampuan ini penting agar paket wisata yang disusun memiliki nilai bisnis, kompetitif, dan mampu memberikan keuntungan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Fanny, sasaran utama pengembangan wisata di kawasan tersebut adalah pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA melalui konsep wisata edukasi berbasis lingkungan. Ke depan, Prodi S1 Manajemen FEB UNJ juga berencana memberikan pendampingan lanjutan berupa penyusunan e-book paket wisata serta penguatan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing destinasi.
“Harapannya, KTH Rumah Kaum Jayakarta tidak hanya menjadi lokasi wisata, tetapi juga mampu berkembang sebagai penyelenggara kegiatan atau event organizer wisata dan budaya yang profesional,” tambahnya.
Sementara itu, Pembina KTH Rumah Kaum Jayakarta, Raden Dedy Rachmadi, mengapresiasi konsistensi UNJ dalam mendampingi masyarakat Jatinegara Kaum melalui berbagai program pengabdian yang berbasis kebutuhan masyarakat.
“Tujuan kita belajar bersama adalah mengembangkan potensi wisata yang ada di wilayah ini, termasuk merumuskan harga paket kunjungan yang sesuai sehingga memberikan manfaat bagi pengelola sekaligus tetap terjangkau bagi pengunjung,” ungkapnya.
Dalam sesi pelatihan, Gilang Bagaskara menekankan pentingnya kemampuan menghitung biaya operasional sebagai dasar pengelolaan destinasi wisata yang sehat dan berkelanjutan.
“Melalui perhitungan HPP yang tepat, pengelola dapat mengetahui kebutuhan biaya operasional secara akurat sehingga harga paket wisata yang ditawarkan menjadi lebih efisien, kompetitif, dan menguntungkan,” jelasnya.
Peserta juga mengikuti praktik langsung menyusun berbagai paket wisata untuk segmen pelajar, keluarga, maupun kelompok umum. Kegiatan ini memberikan pengalaman aplikatif dalam merancang produk wisata yang memiliki nilai edukatif sekaligus bernilai ekonomi.
Di akhir kegiatan, Penanggung Jawab KTH Rumah Kaum Jayakarta, Raden Hendra Jatnika, menyampaikan bahwa pelatihan tersebut membuka wawasan baru bagi pengelola dalam mengembangkan potensi ekonomi kampung wisata secara lebih terukur dan profesional.
“Workshop ini membuat kami semakin memahami cara menghitung HPP dengan baik. Kami berharap KTH Rumah Kaum Jayakarta dapat terus berkembang menjadi kampung wisata yang memberikan manfaat ekonomi nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Melalui kolaborasi ini, Prodi S1 Manajemen FEB UNJ dan KTH Rumah Kaum Jayakarta berkomitmen memperkuat pengelolaan wisata berbasis masyarakat yang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDs 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sehingga potensi lokal dapat berkembang menjadi destinasi wisata edukasi yang profesional, berkelanjutan, dan berdaya saing.