FEB UNJ Jalin Kerja Sama Strategis Internasional dengan Monash University, Indonesia

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Perkuat Pemeringkatan Internasional Kampus, UNJ Turut…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Gelar Program Pengembangan Karakter bagi Mahasiswa Mappi

UNJ Lantik Kepala Bagian dan Kepala Subbagian Labschool Periode 2026–2030

Fragmen Suara Abadi, Resital Mahasiswa Pendidikan Musik FBS UNJ

UNJ Jajaki Kerja Sama Internasional dengan Royal Thai Army untuk Pengembangan SDM

Dua Mahasiswi UNJ Berhasil Taklukkan Puncak Gokyo Ri Nepal

Jakarta, Humas UNJ – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta (FEB UNJ) terus memperkuat jejaring internasionalnya melalui kerja sama strategis dengan Monash University, Indonesia. Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan di kampus Monash University, Indonesia, pada Kamis, 14 Agustus 2025. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Prof. Mohamad Rizan selaku Dekan FEB UNJ, bersama jajaran pimpinan Monash University, Indonesia, yaitu Prof. Matthew Nicholson (President), Tantia Dian Permata Indah (COO & Vice President), dan Ivan Butar (Vice President of Education).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kemitraan strategis yang tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri global. Kerja sama ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkelas dunia bagi mahasiswa UNJ, khususnya talenta unggul dari perguruan tinggi negeri. Salah satu bentuknya adalah melalui pengembangan program double degree dan fast track (sarjana–magister) yang memberikan kesempatan mahasiswa merasakan pengalaman akademik internasional tanpa harus sepenuhnya meninggalkan tanah air.

Selain itu, kemitraan ini juga difokuskan pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berdaya saing global serta mendorong pengembangan akademisi tingkat doktoral. Kedua institusi berkomitmen menghadirkan standar akademik global yang tetap relevan dengan konteks lokal, sehingga lulusan tidak hanya siap berkiprah di kancah internasional, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata di Indonesia.

Pada kesempatan ini, Prof. Mohamad Rizan menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis FEB UNJ untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di era globalisasi. “Kolaborasi ini akan membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen kami untuk terlibat dalam pembelajaran, penelitian, dan pengembangan kapasitas dengan standar global, namun tetap berpijak pada konteks Indonesia,” ungkapnya.

Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya Monash University, Indonesia untuk memperluas kemitraan strategis dengan universitas terkemuka di tanah air. Menurut Prof. Matthew Nicholson, kolaborasi dengan UNJ merupakan kesempatan untuk menggabungkan keunggulan akademik kedua institusi dalam mencetak generasi masa depan yang kompeten dan adaptif.

Di saat yang bersamaan, penandatanganan MoU ini bersamaan dengan peringatan satu tahun status Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) UNJ. Dengan status ini, UNJ memiliki keleluasaan dalam mengembangkan kemitraan strategis internasional yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.

Ke depan, kerja sama FEB UNJ dan Monash University, Indonesia diharapkan dapat melahirkan berbagai program kolaboratif, mulai dari pertukaran dosen dan mahasiswa, riset bersama, pengembangan kurikulum internasional, hingga pelatihan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri global. Program-program ini akan menjadi wujud nyata dari komitmen kedua institusi dalam mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan terjalinnya kemitraan ini, FEB UNJ semakin mantap melangkah menuju visi UNJ sebagai World Class University yang inklusif, inovatif, dan berkontribusi bagi pembangunan berkelanjutan. Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat posisi FEB maupun UNJ di kancah global, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara universitas dalam negeri dan luar negeri dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan.