Festival Gerak Dasar 2026, Wujud Sinergi FIKK UNJ dan IGTKI PGRI Pulogadung dalam Pengembangan Motorik Anak Usia Dini

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Tingkatkan Strategi Bisnis Global, FEB UNJ…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Perkuat Mutu dan Daya Saing Global, UNJ Pertahankan Status Akreditasi Unggul hingga 2027

Trilogi Pesan Rektor UNJ Saat Pelantikan OPMAWA dan ORMAWA

Perkuat Daya Saing Lulusan, FIKK UNJ Gelar Pendampingan Penyusunan Skema Sertifikasi Profesi

UNJ dan BRI Resmikan Kantor Layanan di Kampus serta Serah Terima CSR untuk Dukung Mobilitas Sivitas Akademika

UNJ Perkuat Kompetensi Dosen PPG melalui Pelatihan PEKERTI


 Jakarta, Humas UNJ –  Festival Gerak Dasar 2026 sukses diselenggarakan pada Rabu, 5 Februari 2026 melalui kolaborasi antara Laboratorium Pendidikan Jasmani Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Jakarta (FIKK UNJ) dan IGTKI PGRI Kecamatan Pulogadung. Kegiatan ini dilaksanakan di Sport Complex Kampus B UNJ dan diikuti oleh  44 Taman Kanak-Kanak se-Kecamatan Pulogadung dengan total peserta sebanyak  610 siswa TK.

Festival Gerak Dasar 2026 bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik dasar anak usia dini melalui berbagai aktivitas gerak yang dirancang secara edukatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Beragam permainan dan aktivitas fisik diperkenalkan sebagai sarana stimulasi gerak lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif yang menjadi fondasi penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada kesempatan ini, Prof. Nofi Marlina Siregar selaku Dekan FIKK menyampaikan bahwa Festival Gerak Dasar merupakan bentuk nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan anak usia dini melalui pendekatan ilmiah yang aplikatif.

“Festival Gerak Dasar ini tidak hanya menjadi ruang bermain bagi anak-anak, tetapi juga wahana edukatif untuk menanamkan pola gerak dasar yang benar sejak usia dini. Melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan PAUD, kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kualitas pembelajaran jasmani anak,” ujar Prof. Nofi.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan organisasi profesi guru dalam merancang model pembelajaran jasmani yang kreatif, aman, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak.

Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam setiap rangkaian kegiatan. Dengan pendampingan guru serta dukungan tim dari Laboratorium Pendidikan Jasmani FIKK UNJ, kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat.

Festival Gerak Dasar 2026 diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan jasmani anak usia dini, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi profesi guru dan perguruan tinggi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.