FIP UNJ Dorong Konektivitas Akademik–Industri Lewat Equity in Excellence untuk Pendidikan Berdampak

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. UNJ Perkuat Kolaborasi Global dengan Filipina…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

FMIPA UNJ Perkuat Kurikulum, Riset, dan Inovasi Industri Lewat Equity in Excellence

UNJ dan GDK Gelar FGD Rumuskan Konsep Pendidikan Integratif Menuju Indonesia Emas 2045

Jawab Tantangan “Mismatch” Dunia Kerja, UNJ Siapkan Ratusan Skema Sertifikasi Kompetensi Futuristik

FISH UNJ Gelar Employer Meeting untuk Perkuat Lulusan Adaptif dan Kompeten dalam Dunia Kerja

Batavia Team UNJ Raih Juara 5 Kategori Battery Electric di Shell Eco-Marathon Asia Pacific and the Middle East 2026

Jakarta, Humas UNJ – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ)  menyelenggarakan kegiatan bertema “Equity in Excellence: Celebrating Partnership by Bridging Academia and Industry” di Ballroom Hotel Naraya by UNJ pada 28 Januari 2026 berkolaborasi dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNJ.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Sistem Informasi UNJ, Prof. Fahrurrozi, dalam sambutannya menyampaikan amanat Rektor UNJ berupa permohonan maaf sekaligus apresiasi kepada para mitra dari dunia usaha dan industri, pemerintah daerah, yayasan, serta berbagai pihak yang hadir. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UNJ membuka ruang kolaborasi yang lebih luas agar semakin banyak pihak mengenal potensi UNJ.

Prof. Fahrurrozi juga menyoroti status UNJ sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dari total 23 PTNBH di Indonesia. Menurutnya, terdapat dua aspek penting dalam menjaga stabilitas di era PTNBH, yakni kemandirian dan reputasi internasional.

 “UNJ dituntut untuk mandiri secara finansial dan unggul dalam sumber daya riset, sehingga perlu terus menggali potensi kerja sama yang saling menguntungkan,” ungkapnya.

Dari sisi reputasi, UNJ tercatat masuk dalam berbagai pemeringkatan internasional seperti World University Rankings (WUR), Times Higher Education World University Rankings (THE WUR), dan UI GreenMetric. Berdasarkan rilis WUR, UNJ menempati peringkat 8 nasional dalam bidang pendidikan. Sementara itu, dalam bidang sosial, UNJ masuk 21 perguruan tinggi terbaik nasional.

Sementara itu, Dekan FIP UNJ, Aip Badrujaman, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kemitraan yang lebih strategis, berkelanjutan, dan berdampak luas.

Saat ini, sekitar 63 persen program studi di FIP UNJ telah meraih akreditasi internasional, sementara program studi lainnya terakreditasi unggul dan baik untuk program studi baru di bidang perpustakaan, sains, dan informasi.

Aip menjelaskan bahwa lulusan FIP UNJ tidak hanya berkiprah sebagai guru SD, guru PAUD, fasilitator, maupun tutor, tetapi juga berkontribusi di sektor non-pendidikan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Masukan dari para mitra menjadi hal yang sangat penting bagi pengembangan FIP ke depan. Kami berharap kemitraan ini terus terjalin secara harmonis dan membuka lebih banyak peluang kerja sama,” pungkasnya.

Sementara itu menurut Dian perwakilan dari sekolah BPK Penabur mengungkapkan bahwa kebutuhan guru sangat tinggi saat ini. Untuk itu menurut Dian keterampilan penting bagi guru saat ini yang perlu ditekankan adalah kemampuan berbahasa ingris, teknologi pembelajaran serta berkarakter.

Selain diskusi, kegiatan ini juga diramaikan dengan pameran yang menampilkan produk riset, karya mahasiswa, serta berbagai prestasi dari masing-masing fakultas. Acara turut menghadirkan penampilan band dari para disabilitas tuna netra hasil kolaborasi dengan Yayasan Mitra Netra yang juga sebagai mitra UNJ dalam pengembangan keilmuan pada Program Studi Pendidikan Khusus.

Adapun mitra yang hadir pada kegiatan ini tidak lebih dari 30 mitra, diantaranya:

  1. Direktur KAI;
  2. Kementerian Keuangan RI Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan Sekretariat Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan;
  3. ⁠PT Garuda Indonesia;
  4. ⁠Kepala Dinas Perpustakaan Nasional RI;
  5. ⁠BPJS Kesehatan;
  6. ⁠Laznas Yayasan Bakrie Amanah;
  7. ⁠Sampoerna Academy;
  8. ⁠Deputy Direktur BPK;
  9. ⁠Perusahaan Perusahaan Mitra;
  10. ⁠Start Up; dan
  11. ⁠Lembaga Pendidikan.

Kegiatan Equity in Excellence diharapkan menjadi kolaborasi berkelanjutan UNJ sebagai institusi pendidikan dan mitra-mitra strategis dari berbagai industri dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.