
Jakarta, Humas UNJ — Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta (FIP UNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat budaya riset dan inovasi di bidang pendidikan dengan menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Penguatan Metodologi Penelitian Desain dan Pengembangan dalam Kependidikan”, pada Selasa, 22 Juli 2025 secara daring melalui Zoom. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Program Magister, dan Program Doktor Pendidikan Dasar FIP UNJ. Kegiatan ini diikuti oleh 160 peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa lintas jenjang, akademisi, dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah.

Kuliah umum menghadirkan narasumber utama Prof. M. Rusdi, seorang pakar terkemuka di bidang penelitian dan pengembangan (R&D) dalam pendidikan. Acara dipandu oleh Prof. Ika Lestari sebagai moderator yang memfasilitasi diskusi interaktif antara narasumber dan peserta.
Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UNJ, antara lain Rektor UNJ, Prof. Komarudin, Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi dan Sistem Informasi, Prof. Fahrurrozi, Dekan FIP UNJ, Dr. Aip Badrujaman, para koordinator program studi S1 PGSD, S2 dan S3 Pendidikan Dasar, serta para guru besar dan dosen di lingkungan FIP UNJ.
Dalam sambutannya, Rektor UNJ menegaskan pentingnya penguatan kapasitas metodologi penelitian bagi dosen dan mahasiswa. “Kegiatan ini bukan hanya memperkaya wawasan metodologis, tetapi juga menjadi sarana strategis untuk membangun kepemimpinan riset yang berdampak nasional dan internasional,” ujar Prof. Komarudin.

Prof. M. Rusdi dalam pemaparannya menyampaikan materi mendalam terkait pendekatan penelitian desain dan pengembangan, mencakup antara lain:
- Hakekat penelitian pengembangan dan karakteristik khasnya.
- Strategi merumuskan masalah dalam penelitian R&D.
- Pentingnya teori dasar sebagai pijakan konseptual.
- Prosedur riset termasuk tahapan validasi oleh ahli, praktisi, dan pengguna.
- Konsep novelty sebagai indikator keaslian dan kontribusi ilmiah.
- Perbedaan antara desain pembelajaran, penelitian desain, tindakan, dan eksperimen.
Selain itu, Prof. Rusdi juga menyoroti spektrum penelitian desain dan pengembangan dari dimensi teoretik hingga output produk yang teruji, serta tantangan-tantangan yang kerap muncul di lapangan, khususnya dalam penyusunan desain riset dan pengembangan instrumen yang efektif dan kontekstual.
Sesi diskusi berjalan sangat dinamis. Para peserta aktif bertanya terkait implementasi teori dalam penelitian R&D, prosedur pengembangan instrumen, hingga strategi mengidentifikasi kebaruan riset di tengah maraknya isu-isu pengulangan tema.
Kuliah umum ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penelitian dosen dan mahasiswa FIP UNJ dalam melahirkan karya ilmiah yang inovatif dan aplikatif. Selain memperkuat landasan keilmuan, kegiatan ini juga menegaskan posisi UNJ sebagai salah satu pusat pengembangan ilmu pendidikan yang terus berinovasi untuk menjawab tantangan zaman.
Melalui agenda-agenda ilmiah seperti ini, UNJ terus meneguhkan perannya dalam membina insan akademik yang unggul dalam riset, responsif terhadap kebutuhan pendidikan nasional, dan adaptif terhadap perkembangan metodologi global.