Jakarta, Humas UNJ – Program Studi Pendidikan Musik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Jakarta menggelar resital bertajuk “Fragment of Timeless Sound” di Aula Maftuchah Yusuf, Kampus UNJ, pada 7 Januari 2026. Pertunjukan ini menegaskan bahwa musik memiliki nilai keabadian yang dapat terus dinikmati lintas waktu.
Sebanyak 33 mahasiswa pemusik berpartisipasi dalam resital tersebut, menampilkan kemampuan mereka pada bidang vokal, gitar, piano, dan biola. Koordinator Program Studi Pendidikan Musik, Gandung Joko Srimoko, menjelaskan bahwa resital merupakan mata kuliah wajib bagi mahasiswa pendidikan musik untuk menampilkan karya dari setiap angkatan.
“Mahasiswa yang sudah memasuki semester enam biasanya mengikuti kegiatan resital ini,” ujarnya.

Gandung menambahkan bahwa karya yang dibawakan dalam resital dapat berupa komposisi asli, hasil aransemen, maupun karya pribadi mahasiswa. Menurutnya, resital menjadi ruang aktualisasi diri bagi mahasiswa dalam bermusik, sekaligus wadah pembelajaran yang disaksikan oleh para dosen dan mahasiswa lainnya.
“Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk belajar, terutama sebagai bekal ketika mereka berkarier di dunia pendidikan maupun menjadi pemusik profesional,” katanya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa juga belajar mengelola sebuah pagelaran karena telah dibekali mata kuliah manajemen pagelaran.
Sementara itu, Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNJ, Samsi Setiadi, dalam sambutannya menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Resital 123. Ia mengapresiasi kreativitas dan dedikasi para mahasiswa dalam mempersiapkan pertunjukan tersebut.
Ia juga berpesan agar mahasiswa tetap adaptif dalam mengikuti kegiatan akademik lainnya. “Mahasiswa tentu bisa bermusik, tetapi juga perlu memahami aspek pendidikan dan pengembangan keprofesionalan dalam bermusik,” ujarnya.
Samsi berharap para mahasiswa mampu membangun karier yang sukses baik di bidang pendidikan maupun sebagai profesional di dunia musik.