Gemilang! Laysa Latifah, Srikandi Catur UNJ, Sabet 5 Emas di POMNAS XIX 2025 dan Tempati Peringkat 1.392 Pecatur Aktif Tingkat Asia

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Dukung Proyek Lingkungan Berkelanjutan, Peserta BSBI…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

UNJ Luncurkan Innovation Challenge 2026 untuk Perkuat Ekosistem Inovasi Berdampak

Dukung Kemdiktisaintek, UNJ Jadi Lokasi Seleksi Cakepsek dan Cawakepsek SMA Unggul Garuda

Perkuat Integritas dan Tata Kelola, UNJ Gelar Kosinyering Strategi Pemenuhan WBK/WBBM 2026

Wamen Diktisaintek Tinjau Pelaksanaan Seleksi Cakepsek dan Cawakepsek SMA Unggul Garuda di UNJ

FISH UNJ Jalin Kemitraan Strategis dengan NIDA Thailand untuk Perkuat Riset dan Mobilitas Internasional

Jakarta, Humas UNJ – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Laysa Latifah, mahasiswi Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNJ, berhasil meraih lima medali emas pada cabang olahraga (cabor) Catur di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XIX Tahun 2025 yang berlangsung pada 19-27 September 2025 di dua kota besar Jawa Tengah, Semarang dan Solo.

Capaian gemilang ini meneguhkan Laysa Latifah sebagai Srikandi Catur UNJ yang mampu bersinar di level nasional. Tidak hanya itu, menurut data terbaru dari Federasi Catur Internasional (FIDE), Laysa tercatat menempati peringkat 49 pecatur aktif tingkat nasional, peringkat 1.392 di tingkat Asia, dan peringkat 9.419 di tingkat dunia.

Atas prestasi ini, Laysa mengungkapkan rasa syukur dan tekadnya untuk terus berlatih serta membawa nama baik UNJ dan Indonesia di kancah internasional.

“Saya sangat bersyukur atas capaian ini. Lima medali emas yang saya persembahkan di POMNAS bukan hanya untuk diri saya, tetapi juga untuk UNJ, keluarga, dan seluruh pihak yang selalu mendukung. Ke depan saya bertekad untuk terus meningkatkan kemampuan agar bisa berkompetisi lebih tinggi lagi, termasuk di level Asia dan dunia,” ujar Laysa.

Rektor UNJ, Prof. Komarudin, memberikan apresiasi tinggi atas prestasi luar biasa ini.

“Prestasi Laysa Latifah menjadi bukti nyata kualitas mahasiswa UNJ, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga olahraga. Catur adalah olahraga berpikir yang menuntut konsentrasi, strategi, dan mental yang kuat. Lima medali emas yang diraih Laysa menambah kebanggaan UNJ sekaligus memperkuat kontribusi kontingen DKI Jakarta dalam mempertahankan tradisi juara umum POMNAS,” ungkap Prof. Komarudin.

Sementara itu, Prof. Ifan Iskandar, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (BAPOMI) DKI Jakarta, menegaskan bahwa pencapaian Laysa menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya.

Laysa Latifah adalah teladan bagi mahasiswa UNJ. Dedikasi, kerja keras, dan konsistensinya dalam mengasah kemampuan telah membuahkan hasil luar biasa. Kami berharap semakin banyak mahasiswa UNJ yang menorehkan prestasi serupa di berbagai bidang, sehingga UNJ semakin dikenal sebagai kampus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” jelas Prof. Ifan.

Tak ketinggalan, Yasep Setiakarnawijaya, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni UNJ, menyampaikan kebanggaannya sekaligus komitmen institusi untuk terus memberikan dukungan.

“UNJ selalu hadir untuk mendukung mahasiswa berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Laysa telah membuktikan bahwa dengan semangat juang yang tinggi, mahasiswa UNJ bisa bersaing di level tertinggi. Kami akan terus memperkuat pembinaan agar prestasi mahasiswa UNJ semakin berkelanjutan,” ujar Yasep.

Dengan lima medali emas yang berhasil disumbangkan, Laysa Latifah tak hanya mengharumkan nama UNJ, tetapi juga memperkuat posisi kontingen DKI Jakarta dalam mempertahankan tradisi juara umum di POMNAS XIX Tahun 2025.