JAKARTA, Humas UNJ – Klub Olahraga Prestasi (KOP) Kabaddi Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama sejumlah stakeholder olahraga nasional menyelenggarakan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kabaddi 2026 Antar Perguruan Tinggi dan Antar Provinsi se-Indonesia. Kejuaraan berlangsung pada 2–3 September 2026 di GOR Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Kejurnas Kabaddi 2026 menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan dan pengembangan olahraga kabaddi di Indonesia. Ajang ini mempertemukan atlet dari berbagai perguruan tinggi dan kontingen provinsi untuk berkompetisi sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding, sportivitas, serta kualitas prestasi.



Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi KOP Kabaddi UNJ dengan Pengurus Pusat Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (PP FOKSI), FOKSI DKI Jakarta, dan KONI DKI Jakarta, serta sejumlah stakeholder olahraga lainnya. Kejurnas secara resmi dibuka oleh Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) UNJ, Prof. Nofi Marlina Siregar.
Pembukaan Kejurnas Kabaddi 2026 menjadi bentuk dukungan UNJ terhadap pengembangan olahraga prestasi sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, federasi olahraga, KONI, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pembinaan atlet.
Dekan FIKK UNJ, Prof. Nofi Marlina Siregar, mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas Kabaddi 2026 di lingkungan UNJ. Menurutnya, kompetisi olahraga tidak hanya menjadi ruang untuk mengukur kemampuan atlet, tetapi juga bagian dari proses pembentukan karakter.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya Kejurnas Kabaddi 2026 di UNJ. Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan atlet untuk mengembangkan kemampuan, karakter, sportivitas, serta pengalaman bertanding. Kami berharap kolaborasi antara perguruan tinggi, federasi, KONI, dan stakeholder olahraga dapat terus diperkuat sehingga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi dan memberikan kontribusi bagi kemajuan olahraga Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi dalam pembinaan olahraga memiliki posisi strategis karena tidak hanya menyediakan ruang latihan dan kompetisi, tetapi juga mendukung pengembangan sumber daya manusia, penelitian, inovasi, serta pembentukan karakter atlet.
Kolaborasi KOP Kabaddi UNJ, PP FOKSI, FOKSI DKI Jakarta, KONI DKI Jakarta, perguruan tinggi, dan stakeholder olahraga lainnya menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam membangun ekosistem olahraga prestasi. Melalui kerja sama tersebut, pembinaan atlet diharapkan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.

Bagi UNJ, KOP Kabaddi menjadi salah satu wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi olahraga sekaligus membangun nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama tim, tanggung jawab, dan sportivitas. Pengalaman mengikuti kompetisi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan di luar ruang kelas.
Kejurnas yang mempertandingkan kategori antarperguruan tinggi dan antarprovinsi juga menjadi ruang bagi atlet, pelatih, perguruan tinggi, serta organisasi olahraga untuk memperluas jejaring. Kompetisi ini sekaligus memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengukur kemampuan dan memperoleh pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah.
Melalui penyelenggaraan Kejurnas Kabaddi 2026, potensi atlet kabaddi diharapkan dapat terus dipetakan dan dikembangkan menuju prestasi yang lebih tinggi. Kompetisi berkelanjutan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun jalur pembinaan atlet menuju tingkat nasional maupun internasional.
Penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Good Health and Well-Being. Melalui aktivitas olahraga, kegiatan ini mendorong pola hidup aktif dan sehat sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kebugaran jasmani.
Selain itu, Kejurnas Kabaddi 2026 memiliki keterkaitan dengan SDG 4 tentang Quality Education melalui pengalaman belajar mahasiswa dalam kegiatan olahraga. Kompetisi menjadi ruang untuk mengembangkan karakter, kepemimpinan, disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan mengelola tantangan.
Aspek kemitraan juga tercermin dalam SDG 17 tentang Partnerships for the Goals. Penyelenggaraan Kejurnas melibatkan perguruan tinggi, organisasi olahraga, KONI, federasi, kontingen provinsi, serta berbagai stakeholder lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat ekosistem olahraga prestasi di Indonesia.
Kejurnas Kabaddi 2026 di GOR UNJ diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperluas perkembangan olahraga kabaddi, khususnya di lingkungan perguruan tinggi dan daerah. Kompetisi ini sekaligus membuka ruang bagi lahirnya atlet-atlet potensial yang dapat memperkuat prestasi kabaddi Indonesia.
Melalui semangat kompetisi, sportivitas, dan kolaborasi, UNJ bersama stakeholder olahraga terus mendorong pembinaan olahraga yang berkelanjutan. Penyelenggaraan Kejurnas Kabaddi 2026 menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan prestasi olahraga sekaligus membangun generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.