Kepala BP3 UNJ Resmi Membuka Pelatihan PEKERTI Batch 1 Tahun 2025 bagi Dosen UNJ

Ikuti kami

Bagikan

  1. Home
  2. »
  3. Berita
  4. »
  5. Monitoring Awal Program EQUITY, UNJ Tegaskan…

Berita Terbaru

Kantor Humas dan IP UNJ Raih 5 Penghargaan Pada Ajang IDEAS 2025, Dari Juara Budaya Inklusif hingga Manajemen Krisis

Humas UNJ Raih Penghargaan 3 Tahun Berturut-turut pada Ajang AHI

Eurasia International Course FISH UNJ Bahas AI dan Masa Depan Pendidikan Berbasis Keterampilan

FIP UNJ Gelar Guest Lecture bersama National University Philippines

Program Studi PPKN FISH UNJ Laksanakan Kolokium Internasional di Universiti Sains Malaysia

SPs UNJ Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat Lewat PkM Wilayah Binaan di Nurul Iman Bogor

Prodi S2 PL dan S3 PKLH SPs UNJ Dorong Gerakan Pesantren Sehat dan Bersih Melalui Program Pengabdian di Bogor

Jakarta — Humas UNJ. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) melalui Badan Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran (BP3) resmi membuka Pelatihan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Batch 1 Tahun 2025 pada Senin, 21 Juli 2025. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Pelatihan, Gedung Ki Hajar Dewantara lantai 5, Kampus UNJ.

Sebanyak 24 dosen dari berbagai fakultas mengikuti pelatihan ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pedagogik, inovasi pembelajaran, dan kepemimpinan akademik. Acara pembukaan dihadiri oleh Direktur Akademik UNJ, Agung Premono; Kepala BP3 UNJ, Prof. Johansyah Lubis; Sekretaris BP3; serta jajaran Koordinator Pusat di bawah naungan BP3.

Koordinator Pusat Pengembangan Profesi dan Sertifikasi Kependidikan, Prof. Hernawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan PEKERTI bertujuan agar dosen mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran secara efektif sesuai dengan standar pendidikan tinggi. Ia juga menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu syarat dalam proses sertifikasi dosen.

Dalam sambutannya, Kepala BP3 UNJ, Prof. Johansyah Lubis, menekankan bahwa pelatihan PEKERTI bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan langkah awal menuju profesionalisme dosen di era digital dan globalisasi. “Ini merupakan kesempatan yang luar biasa sebagai persyaratan menjadi dosen profesional. Tetap jaga kesehatan dan ikuti seluruh prosedur pelatihan dengan baik,” ujarnya.

Pelatihan PEKERTI akan berlangsung selama lima hari, mulai 21 hingga 25 Juli 2025, dengan metode luring yang interaktif dan kolaboratif. Para peserta akan menerima 17 materi pembelajaran, termasuk praktik penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan praktik mengajar di ruang microteaching.

Prof. Johansyah menutup sambutannya dengan harapan agar pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya inovasi pembelajaran yang berdampak luas, baik di ruang kelas maupun dalam kontribusi keilmuan.

Kontributor: Khairul Umam (BP3 UNJ)